Panggung Bintang 'Star Wars' di London Diancam Bom

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Minggu, 28/05/2017 11:35 WIB
Hanya selang beberapa hari setelah ledakan di konser Ariana Grande di Manchester Arena, kini giliran panggung John Boyega yang terkena teror. Pertunjukan John Boyega terancam teror. (REUTERS/Toby Melville)
Jakarta, CNN Indonesia -- Teror kembali menyapa Inggris. Hanya selang beberapa hari setelah konser Ariana Grande dibom, kini giliran pertunjukan John Boyega yang terganggu terorisme.

Dikabarkan Ace Showbiz, sekitar seribu orang di Old Vic Theatre London dievakuasi karena alasan keamanan. Itu terjadi di tengah pertunjukan Woyzeck di mana sang aktor Star Wars: The Force Awakens ikut bermain.

Para penonton dan pemain diminta pindah ke lain gedung.
“Kami mengevakuasi sebagai tindakan pencegahan, keamanan penonton adalah prioritas utama kami. Kami sekarang bekerja sama dengan Met Police,” demikian Old Vic Theatre menerangkan.


Para pemain ditempatkan di kebun Imperial War Museum, bangunan yang tak jauh dari Old Vic Theatre, sementara polisi berdatangan membawa anjing pelacak dan menyisir lokasi untuk mencari kemungkinan adanya bom.

Itu menyusul adanya ancaman keamanan di Old Vic Theatre.

Namun beruntung, tak lama setelahnya para pemain dan penonton diperbolehkan kembali menikmati hiburan mereka. Polisi menyatakan lokasi itu bersih.



“Mengikuti saran Met Police, penampilan malam ini tetap dilanjutkan sesuai rencana,” Old Vic Theatre kemudian menuliskan di Twitter.

Boyega sendiri ikut berterima kasih. “Terima kasih #Woyzeck,” tulisnya.
Woyzeck merupakan pertunjukan yang disutradarai oleh Jack Thorne, sosok di balik This is England, Let the Right One In dan Harry Potter and the Cursed Child. Pertunjukan itu berlatar tahun 1980-an di Berlin, Jerman.

“Perang Dingin meledak dan dunia berada di persimpangan antara kapitalisme dan komunisme. Di perbatasan antara Timur dan Barat, seorang tentara muda [John Boyega] dan cintanya berusaha membangun masa depan lebih baik untuk anak mereka,” demikian tertulis di situs resmi Old Vic Theatre.

Tentu saja pertunjukannya tidak semulus itu. Ada berbagai konflik soal kemiskinan yang ditampilkan Boyega.

[Gambas:Youtube]

Ancaman keamanan di Old Vic Theatre merupakan yang pertama setelah bom yang menewaskan 22 orang dan menyebabkan puluhan lainnya luka di konser ‘Dangerous Woman’ Ariana Grande. Ariana sendiri langsung membatalkan sisa konsernya dan kembali ke Amerika.

Namun, ia baru-baru ini ia berjanji akan kembali ke Manchester untuk penggemarnya. Ia begitu berduka atas kematian korban, yang sebagian anak dan remaja penggemarnya.