Analisis

Agar Bastian Steel 'Direstui' Netizen soal Chelsea Islan

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Sabtu, 17/06/2017 08:41 WIB
Agar Bastian Steel 'Direstui' Netizen soal Chelsea Islan Bastian Steel dijadikan bulan-bulanan di dunia maya karena foto bersama Chelsea Islan. (Detikcom/detikHOT/Gus Mun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Netizen ‘murka’ melihat Bastian Steel mengunggah foto bersama aktris cantik Chelsea Islan. Spekulasi mereka—yang dekat sejak main film Rudy Habibie bersama—menjalin asmara pun merebak. Tapi netizen seperti tak rela sang mantan Coboy Junior mendapatkan Chelsea.

Bukan hanya dianggap lebih muda. Usia Bastian 17 tahun, sementara Chelsea 22 tahun.

Sang pelantun Lelah juga diserang secara fisik. Berbagai sebutan tak pantas dilayangkan pada pemilik nama asli Bastian Bintang Simbolon itu melalui media sosial. Twitter, Instagram dan Facebook dipenuhi reaksi negatif netizen terhadap kedekatan mereka.
Ada yang menyebutnya wujud nyata dari beauty and the beast. Si cantik dan si buruk rupa. Ejekan semakin ganas saat Bastian dibandingkan dengan pria-pria Chelsea terdahulu. Apalagi Bastian baru mendapat cap negatif saat ia bermain di sinetron yang ‘menjiplak’ Goblin.


Sampai-sampai netizen menggaungkan tagar #AksiBelaIslan dan #PutuskanBastian. Menyindir aksi-aksi kelompok tertentu yang belakangan marak di Jakarta, ada pula tagar #166.

Netizen seakan punya hak merestui hubungan figur publik idolanya. Ini mengingatkan pada tagar #HariPatahHatiNasional yang merebak saat Raisa dan Hamish Dauh bertunangan.
Tapi psikolog Tika Bisono menganggap ikut campur itu adalah hal yang lumrah. Sebagai figur publik, Bastian seharusnya sudah menyadari konsekuensi itu. Apalagi, ia menambahkan, dia bukan orang baru di dunia hiburan. Bastian sudah menggeluti musik sejak umur 12 tahun.

Saat itu ia bergabung dengan Coboy Junior, sampai memutuskan solo karier pada 2014.

Belum lagi, Bastian memutuskan dekat dan mengunggah foto dengan Chelsea, yang juga populer. Sang aktris tengah naik daun dan punya banyak film. Tahun lalu saja ia sibuk memproduksi 3 Srikandi, Headshot, Pinky Promise, dan Rudy Habibie bersama Bastian.

Ketika keduanya ‘bergabung,’ akan makin menjadi ‘sasaran’ netizen.

[Gambas:Instagram]

"Fan itu selalu merasa dekat dengan yang mereka idolakan. Hingga akhirnya mereka ikut bersuara seolah sudah dekat banget. Dan itu sudah dari zaman baheula," tutur Tika, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Jumat (16/6) siang.

Menghadapi cercaan di media sosial seperti yang dilakukan netizen terhadapnya, menurut Tika, Bastian harus cerdas. Begitu pula dengan Chelsea. Hubungan fan dan idola itu selalu mengikat. Kalau sedikit-sedikit ‘ngambek’ seperti Justin Bieber yang marah kepada fan saat hubungannya dengan Sofia Richie dahulu dihujat, ia akan dianggap artis yang menyebalkan.

Tika mengatakan, ada peran yang harus dipahami. Fan memang tidak seharusnya masuk wilayah domestik, namun mereka bisa jadi tak mengerti soal itu. Tugas idola memberi pengertian.
“Tidak harus langsung reaktif. Diam dulu sambil dikumpulin komentar yang jelek-jelek. Dicatat identitasnya, lalu dibalas dengan konsep cerdas. Dan jadikan itu sebagai masukan, jadi doa," kata Tika menyarankan soal bagaimana Bastian harus menghadapi netizen.

Dalam ilmu psikologi, tutur Tika, itu dinaman katarsis. Artinya, membalikkan sesuatu yang buruk menjadi kebaikan. Contohnya, saat Bastian disebut tukang kue putu oleh netizen. Tika menyebut kata-kata bijak yang bisa digunakan Bastian untuk membalas ejekan itu.

“Misal, ‘Terimakasih ya masukannya, semoga itu menjadi doa kelak saya menjadi seorang juragan tukang kue.’ Itu sangat baik buat Bastian, membalas dengan kearifan," kata Tika.

"Atau kasih jawaban bahwa orang sukses tidak hanya karena tampang. Misal ada aktor yang tidak tampan tapi dapat peran hebat," ia menambahkan dengan contoh balasan lainnya.
Bila dibalas dengan sesuatu yang baik, Tika yakin dengan sendirinya pencaci atau pembenci akan hilang. Mereka justru bisa meminta maaf karena merasa bersalah, bahkan berubah menjadi fan setia. Itulah yang disebut katarsis dalam dunia psikologi yang dimaksud Tika.

"Memang tak bisa dipungkiri kalau mereka [fan atau netizen] begitu. Nanti saling belajar, penggemar harus saling mengingatkan bila ada yang melenceng dari idolanya, bukan menghambat. Begitu juga dengan idola pun harus memberi contoh yang baik," katanya.

Tapi selain itu, terkadang Tika melihat dibutuhkannya keterlibatan ‘tangan besi’ untuk membantu dan membimbing figur publik itu untuk menghadapi pembencinya di dunia maya.
Chelsea Islan disebut netizen terlalu 'tinggi' untuk Bastian Steel. Chelsea Islan disebut netizen terlalu 'tinggi' untuk Bastian Steel. (CNN Indonesia/Syanne Susita)
“Jangan diam saja, kalau tidak bisa menghadapi, minta bimbingan mentor dan jangan baper. Harus belajar, merespons dengan cerdas. Maksud saya, kasihan kalau figur publik di-bully terus baper," ujarnya. Ia bahkan menambahkan dengan tegas dan mantap, “Kalau Bastian tidak ada yang bisa mengajari cara menghadapinya, saya siap membantu mentori.”