Tak Seperti di Istana, 'Aksi' Bugil di Korea Atas Nama Seni

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 28/08/2017 20:06 WIB
Tak Seperti di Istana, 'Aksi' Bugil di Korea Atas Nama Seni Belasan wanita bugil di Korea untuk dijadikan kanvas oleh seniman. (AFP PHOTO / Ed Jones)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kalau di Indonesia pria bugil ‘berkeliaran’ sampai ke Istana karena diduga stres, belasan perempuan bugil di Korea Selatan sengaja memamerkan tubuhnya. Tubuh mereka dijadikan kanvas bagi seniman. Hasilnya, cat warna-warni menutupi tubuh telanjang itu.

Motif floral, garis tegas, sampai gambar abstrak menutupi kulit para model itu. Hanya dalam waktu enam jam, mereka ditransformasi menjadi ‘merak’ atau dewa-dewi Yunani.

Wanita-wanita itu menelanjangi tubuhnya dalam rangka Daegu International Bodypainting Festival 2017. Mereka nyaris telanjang: hanya mengenakan celana dalam dan menutupi putingnya dengan plester. Ada yang benar-benar bugil saat tubuhnya dilukis.



Tidak asal pamer tubuh atas nama seksualitas, kegiatan berdasar seni itu dihadiri para seniman profesional dan papan atas. Perempuan-perempuan yang telah dilukis kemudian berjalan berlenggak-lenggok di atas panggung dengan sepatu hak tinggi dan hiasa kepala.

Salah satu model mengatakan bahwa ia belum pernah melakukan proyek sejenis itu.

"Saya tidak pernah telanjang di mana pun kecuali di depan suami saya. Yang aneh adalah, saya merasa seperti menggunakan pakaian lengkap," ujar Neome Mullenberg, peserta asal Amerika dilansir dari AFP. Kulit telanjangnya memang tertutup cat lukis.


Salah satu seniman dari Italia, Anna Chapovalov mengikuti festival tersebut karena rekomendasi dari teman-temannya. “Acara ini sangat layak," ujarnya mengungkapkan.

Para seniman yang hadir memperebutkan hadiah berupa uang tunai. Mereka akan dinilai lewat beberapa kriteria seperti penggunaan warna, teknik melukis dan orisinalitas.