Runtuhnya Bintang Uni Eropa di Tangan Banksy

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 08/05/2017 11:27 WIB
Runtuhnya Bintang Uni Eropa di Tangan Banksy Banksy, seniman di balik mural-mural penuh pesan sosial di Inggris, membuat karya baru yang terinspirasi Brexit. (REUTERS/Pascal Rossignol)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banksy pun bereaksi terhadap Brexit.

Karya seni jalanan terbaru dari Banksy ditemukan di dekat terminal feri Dover, Kent, Inggris. Terminal itu merupakan penghubung Inggris Raya dengan negara-negara lain Eropa.

Di satu sisi gedung tinggi, Banksy melukis besar-besar bendera Uni Eropa. Tapi ia juga melukis seorang pekerja menaiki tangga dan menggugurkan salah satu bintang di bendera itu.


[Gambas:Instagram]

Itu merupakan reaksi pertama Banksy terhadap keputusan keluarganya Inggris dari UE. Ia menyindir pernyataan di situs UE, bahwa bintang-bintang kuning yang melingkar di atas bendera biru mereka menandakan “kesatuan, solidaritas dan harmoni di antara warga Eropa.”

Namun Inggris memilih keluar dari UE, yang bisa disimbolkan dengan runtuhnya satu bintang.

Mural itu ditemukan sekitar tengah malam akhir pekan lalu, Sabtu (6/5). Perwakilan Banksy mengonfirmasi bahwa sang seniman lah yang ada di balik gambar itu. Melalui akun Instagram, sang seniman misterius juga sudah mengunggah hasil karyanya. “Dover, Inggris,” tulisnya.

[Gambas:Instagram]

Karya Banksy itu sekaligus jadi kabar pertama dari sang seniman setelah ia membuka The Walled Off Hotel beberapa bulan lalu. Dalam pembukaan hotel yang di tiap kamarnya ada karya seninya itu, beberapa musisi setuju tampil atas nama penghormatan pada Banksy.

Elton John misalnya, yang dihubungi Banksy hanya melalui surat elektronik dan langsung mengiyakan ajakannya, meski pada akhirnya ia hanya tampil lewat layar televisi di sana.

Pembukaan hotel itu juga diramaikan Nine Inch Nails, Massive Attack, Hans Zimmer dan basis dari grup band Red Hot Chilli Peppers, Flea. Hotel itu didirikan di Bethlehem, Israel.