Kylie Jenner Ungkap Alasan Kecanduan Suntik Filler Bibir

Resty Armenia, CNN Indonesia | Selasa, 12/09/2017 12:35 WIB
Kylie Jenner Ungkap Alasan Kecanduan Suntik Filler Bibir Kylie Jenner membeberkan alasan mengapa dirinya memutuskan untuk suntik filler pada bibirnya agar lebih tebal, dan pada akhirnya sering melakukannya. (Foto: Dok. Instagram Kylie Jenner)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kylie Jenner membeberkan alasan mengapa dirinya memutuskan untuk suntik filler pada bibirnya agar lebih tebal, dan pada akhirnya kecanduan melakukannya.

Dalam episode terbaru Life of Kylie yang ditayangkan E! pada Minggu (10/9) malam waktu setempat, bintang televisi yang kini berusia 20 tahun itu mengaku bahwa ciuman dengan seorang pria yang disukainya membuatnya bernafsu untuk memiliki bibir lebih tebal.

“[Saat itu] saya berusia 15 tahun dan saya tidak nyaman dengan bibir saya. Saya memiliki bibir yang sangat tipis,” ujarnya.
Melansir AceShowbiz, Kylie bercerita, setelah merasakan ciuman pertama tersebut, pria yang disukainya itu mengkritiknya dengan menyebut bibirnya terlalu kecil.


“Itu adalah salah satu ciuman pertama saya dan pria itu seperti, ‘Aku tak berpikir kamu adalah pencium yang hebat karena kamu memiliki bibir yang kecil.’ Namun saya memikirkan ucapan itu. Hanya saat seorang pria yang Anda suka mengatakannya, saya tidak tahu, itu sangat berdampak pada saya. Saya hanya merasa tak diinginkan atau cantik,” kata bungsu dari Kardashian-Jenner bersaudara ini.

Kylie pun mengungkap bagaimana ia mengubah bentuk bibirnya untuk menghilangkan ketidaknyamanannya terhadap salah satu bagian tubuhnya itu.
“Saya sangat ingin bibir tebal. Saya pernah menggaris bibir saya dengan pensil penggaris bibir hanya untuk menciptakan ilusi bibir lebih besar. Dan kemudian saya pikir pensil itu tidak berguna, dan pada akhirnya saya melakukan [suntik filler] bibir itu,” ujarnya.

“Bukankah itu luar bisa bagaimana orang bisa mengucapkan sesuatu dan itu benar-benar mengena?” tanya seorang terapis.

“Itu melekat denganmu,” sahut Kylie.
Ibu sekaligus manajer Kylie, Kris Jenner lantas menceramahi anaknya itu untuk menyeimbangkan pekerjaan dan hura-hura, serta di saat yang sama mengendalikan bisnis kosmetiknya, The Kylie Cosmetics.

“Ibu khawatir tentang dirimu,” ujar Kris.

“Mengapa?” tanya Kylie.

“Kamu sedang menjalani sebuah fase yang sangat gila,” ujar Kris.
Sebelumnya, dalam wawancara dengan majalah Allure, ia mengaku menyesal telah membuat bibirnya menjadi tebal dengan suntik filler. Menurutnya, hal itu telah membuatnya mulai ketagihan untuk kembali ke klinik demi memperbaiki bentuk dan ukuran bibirnya.

Kylie kini disebut masih rutin menginjeksi filler di bibirnya dengan hasil yang lebih natural. Ia ogah operasi plastik untuk mengubah bentuk bibirnya secara permanen sebagai antisipasi jika suatu hari ia ingin bibirnya berbentuk seperti sedia kala.

Ia pun merekomendasikan orang-orang yang ingin mengubah bentuk bibirnya untuk lebih memilih suntik filler, alih-alih operasi.

“Saya merekomendasikan siapa saja yang ingin melakukannya, pilih filler yang hanya bertahan selama dua hingga empat bulan. Memang merepotkan bila harus bolak-balik [klinik], tapi Anda jadi punya pilihan jika mau berhenti," kata Kylie.