FOTO: Menyesap 'Jiwa' di Jakarta Biennale 2017

Mohammad Safir Makki, CNN Indonesia | Minggu, 05/11/2017 18:56 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Seni rupa tak hanya lukisan atau patung. Di Jakarta Biennale 2017, panca indera dimanjakan oleh beragam kesenian bertema 'jiwa'.

Panel foto seni instalasi karya Robert Zhao Renhui berjudul 'The World will Surely Collapse, Trying to Remember a Tree (III)'. Pameran dua tahunan Jakarta Biennale kembali diadakan pada tahun ini bertempat di Gudang Sarinah Ekosistem, Jakarta. Pameran ini akan berlangsung selama sebulan penuh. 
Seni instalasi karya Marintan Sirait yang berjudul 'Membangun Rumah'. Dalam pameran ini sebanyak 51 seniman dari dalam dan luar negeri ikut serta. 
Seni instalasi karya I Made Djirna berjudul 'Unsung Heroes'. Selain diadakan di Gudang Sarinah, Jakarta Biennale juga digelar di dua museum dalam waktu bersamaan, yakni Museum Fatahillah serta Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Seni instalasi karya Hanafi berjudul 'Perkenalan Pertama dengan Bahasa'.  Tim kurator Jakarta Biennale 2017 terdiri dari Annisa Gultom dan Hendro Wiyanto (Jakarta), Phillippe Pirotte (Frankfurt), dan Vit Havranek (Praha).
Seni lukis karya Dwi Putro Mulyono yang berjudul 'Another Soul'. Konsep 'jiwa' hadir sebagai landasan pertukaran pemikiran tentang berbagai isu dan pertanyaan atas seni dan budaya kontemporer.
Seni foto karya S. Rama Surya mengenai perjalanan spiritual di Papua dengan judul 'A Certain Grace'. Pameran seni di Jakarta Biennale 2017 mengupayakan pemahaman atas perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat melalui keragaman bentuk dan metode seni.
Pertunjukan seni karya Eva Kot'atkova yang berjudul 'In the Memory of the Birds'. Konsep 'jiwa' dalam Jakarta Biennale 2017 termasuk mengamati keberagaman perilaku manusia yang ditawarkan melalui berbagai unsur seni.
Seni instalasi karya Afrizal Malna yang berjudul 'A>L>A>RM'. Dalam instalasi ini, pengunjung  bisa masuk ke dalam ruangannya yang bersuasana misterius.
Kolam buatan berisi enceng gondok dan bunga artifisial karya Siti Adiyati menjadi spot favorit bagi pengunjung untuk berfoto pada perhelatan seni Jakarta Biennale 2017 di Gudang Sarinah Ekosistem.