Taboo 'Black Eyed Peas' Bicara Perang & Mimpi Buruk Kanker

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Jumat, 17/11/2017 10:45 WIB
Taboo 'Black Eyed Peas' Bicara Perang & Mimpi Buruk Kanker Taboo saat masih bersama Black Eyed Peas. (Dimitrios Kambouris/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dunia Jimmy Gomez seolah jungkir balik saat ia didiagnosis dokter pada 2014.

Saat itu, Gomez bisa dibilang punya segalanya. Mulai uang sampai popularitas. Albumnya terjual lebih dari 100 juta kopi. Namun itu tak ada artinya melawan sakit punggung yang ia hadapi. Saat diperiksa ke dokter, rapper berjulukan Taboo itu disebut punya kanker testis.

Awalnya personel Black Eyed Peas itu bahkan tak diberi tahu detail penyakitnya.



“Mereka tidak memberi tahu saya kanker tipe apa yang saya punya. Mereka tidak bilang stadiumnya. Mereka hanya berkata, ‘Mr. Gomez, Anda punya kanker,’” ujarnya.

Gomez bahkan tak mampu berkedip. Yang ia rasakan hanya kilasan hidup yang mendadak berputar cepat di kepalanya. Ia berpikir soal anak-anaknya, istrinya. Kehidupannya.

“Tidak ada yang menyiapkan Anda dari perasaan terpukul saat seseorang mengatakan bahwa Anda punya penyakit mengerikan itu,” ungkap Gomez saat diwawancara AFP.


Tapi Gomez kemudian berjuang. Pelantun I Gotta Feeling dan Where is The Love itu akhirnya dinyatakan pulih setelah serangkaian perawatan kemoterapi. Ia bahkan menjadi ambasador dari American Cancer Society. Gomez vokal menggalang dana untuk korban kanker.

Gomez mengakui, perjuangannya tidak mudah.

Setiap kemoterapi, yang dilaksanakan dalam waktu enam jam per hari selama 12 minggu, Gomez merasa seperti dalam mimpi buruk. “Itu bagaikan perang, siksaan dan mimpi buruk,” ujarnya.


“Itu rasanya. Saya tidak pernah ada dalam perang, tapi ketika mereka menghancurkan bagian dalam Anda untuk membunuh semuanya yang memang harus dibunuh untuk menghilangkan tumor yang buruk itu, itu membuat saya takut secara psikologis dan emosi, di dalam dan luar.”

Namun ketika ia berhasil melewatinya, Gomez merasakan kemenangan.

“Saya hidup! Saya masih hidup! Lihat waja ini? Saya benar-benar bisa tersenyum dan berkata, ‘Lihat, saya kalahkan kanker itu!’” tuturnya dengan bahagia.


Bagi Gomez, masih hidup adalah kesempatan kedua untuk yang ia dedikasikan untuk orang lain. “Saya akan menggunakan hadiah dari hidup ini untuk memberi harapan pada orang-orang dan untuk berkata, ‘Lihat, saya sudah melewati jalur itu juga. Saya juga pernah di sana, berbaring tak berdaya di kasur itu, Anda tak sendirian,’” ungkap Gomez. (rsa)