Di Tengah Kontroversi, DWP Tetap Hibur 'Partygoers'

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 15/12/2017 22:02 WIB
Di Tengah Kontroversi, DWP Tetap Hibur 'Partygoers' Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 tetap dimulai di tengah-tengah kontroversi acara tersebut. Sejumlah ormas sempat berunjuk rasa menolak acara itu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --
Festival musik dance Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 resmi dilangsungkan mulai hari ini, Jumat (15/12) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Ragam musisi lokal hingga internasional siap menghibur pecinta musik EDM.

Di sela-sela acara itu, penjualan minuman keras pun terlihat di tengah-tengah area.

Para penonton telah memadati kawasan pertunjukan sejak sore hari. Di gerbang masuk, panitia menyambut riuh dengan mengajak ‘tos’ para penonton.



Selain para panitia, spanduk ‘#DWP2017 adalah ajang bebas narkoba’ terpampang di pintu terluar acara sebagai peringatan. “Welcome to DWP,” sapa panitia pada para penonton yang tengah mengantre pemeriksaan barang bawaan.

Di sisi kiri pintu pemeriksaan, sejumlah aparat tampak berjaga-jaga dengan seekor anjing pelacak.

Pada hari pertamanya, DWP 2017 menyuguhkan penampilan musisi internasional seperti Cesqeaux, David Gravell, Flume (DJ set), Ilan Bluestone, Marshmello, NWYR, Ookay, Purple Haze, R3HAB, Robin Schulz, Slander, Tiesto, Vini Vici, Zatox, dan Zeds Dead.

Penjualan Miras

Berdasarkan pengamatan CNNIndonesia.com, minuman keras, mulai dari bir, whisky, hingga vodka, dijual di tengah-tengah area yang mudah dijangkau pengunjung mulai pukul 21.00 WIB.

Penjualan makanan, minuman, dan miras dilakukan tidak dengan uang tunai, melainkan sistem token. Miras sendiri dijual dalam bentuk botol ataupun sloki.

Namun, hanya yang memiliki wristband (gelang) berlogo 21+ yang dapat membeli minuman alkohol di bar-bar yang tersedia. Gelang itu sendiri, didapat dari booth khusus 21+ dengan menunjukkan tanda pengenal.


Soal minuman keras ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengaku sudah melarang DWP tahun ini menjual minuman keras.

Tahun ini, DWP pun untuk pertama kalinya juga akan menampilkan genre hip hop dengan diboyongnya rapper asal Amerika Serikat Desiigner dan dari Asia dari kolektif 88rising yaitu Rich Chigga, Higher Brothers, Keith Ape, dan Joji.

Selain musisi-musisi internasional, sederet musisi-musisi regional dan Indonesia juga akan memeriahkan DWP 2017.

Musisi-musisi regional dan Indonesia yang akan tampil termasuk Andre Dunant, Chelina Manuhutu, Devarra, DJ L, Yaksa, Jade Rasif, Junior Kyle, Kingchain, March Maya, Moe, Ray Ray, Toni Varga, Tony Romera, w.W, Fun On A Weekend, dan lainnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menganggap DWP itu tak perlu dilarang. Sandiaga berdalih ada dampak positif dari DWP bagi perekonomian.

“Intinya bagaimana Jakarta itu bisa menarik wisatawan sebanyak mungkin. Jakarta itu kota metropolis. Selama (DWP) itu tidak melanggar aturan, melanggar hukum, dan tentunya kita kondusif, itu kan festive season yah, berjalan setiap tahun,” kata Sandi, Senin lalu

CNNIndonesia.com masih menghubungi pihak Ismaya selaku penyelenggara DWP 2017 untuk memberikan tanggapan.

DWP 2017 yang digelar hari, akan turt dilangsungkan pada Sabtu (16/12) besok DWP dan dimeriahkan penampilan musisi internasional lainnya seperti Bassjackers, Desiigner, DVBBS, Flosstradamus, Galantis, Rich Chigga, Hardwell, Loco Dice, Richie Hawtin, dan Steve Aoki.
(asa)