Sutradara 'Lady Bird' Menyesal Bekerja dengan Woody Allen

Resty Armenia, CNN Indonesia | Kamis, 11/01/2018 09:54 WIB
Sutradara 'Lady Bird' Menyesal Bekerja dengan Woody Allen Greta Gerwig menyesal pernah bekerja dengan sutradara kondang Woody Allen. (REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengarah film sekaligus aktris Greta Gerwig mengungkap hubungannya dengan sutradara Woody Allen di tengah kampanye isu #MeToo dan Time’s Up yang mendominasi Golden Globes tahun ini. Keduanya pernah bekerjasama dalam film To Rome With Love (2012).

Seperti diberitakan, Allen kini menghadapi sejumlah tuduhan pelecehan seksual. Selain Allen, sineas kondang lain yang terjerat tuduhan serupa termasuk Kevin Spacey dan Roman Polanski.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Times, Gerwig ditanya soal apakah di masa depan mau bekerjasama dengan sineas ‘bermasalah’ seperti Allen, Spacey dan Polanski.



“Saya ingin menjawab pertanyaan khususnya soal Woody Allen, yang pernah ditanyakan kepada saya beberapa kali belakangan ini,” ujarnya.

“Saya hanya bisa berbicara untuk diri saya sendiri dan apa yang muncul adalah: Jika dulu saya tahu apa yang saya ketahui sekarang, saya tidak akan berakting di film [Allen],” katanya mantap.

Gerwig debut sebagai sutradara dengan Lady Bird. Film ini sukses menjadi nominasi Golden Globes 2018 di kategori-kategori utama, seperti Film Komedi-Musikal Terbaik.


Gerwig kemudian menuturkan, ia tidak pernah lagi bekerja dengan Allen sejak 2012. Ia pun bersumpah untuk tidak bekerjasama dengan sutradara itu di masa depan.

Ia pun menyebut nama Dylan Farrow, anak perempuan adopsi Allen, yang juga melawan ayahnya selama beberapa tahun terakhir dan menuduhnya telah melakukan pelecehan seksual.

“Dua tulisan Dylan Farrow membuat saya sadar bahwa saya menambah rasa sakit perempuan lain, dan saya sakit hati saat menyadari hal itu,” ujar Gerwig.


Wanita kelahiran 1983 ini mengaku tumbuh dengan menonton film-film Allen dan menganggapnya sebagai sumber pembelajaran sebagai seorang artis.

“Saya tidak bisa mengubah fakta itu sekarang, tapi saya bisa membuat perubahan keputusan selanjutnya,” katanya.

Pada 2014, Farrow pernah menulis surat terbuka yang memberikan detail soal tindakan pelecehan seksual Allen. Surat itu dimuat dalam Times dan Los Angeles Times.

(res)