Riwayat Lagu 'Sayang': dari Jepang, Taiwan hingga Via Vallen

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 11:25 WIB
Riwayat Lagu 'Sayang': dari Jepang, Taiwan hingga Via Vallen Via Vallen membuat lagu 'Sayang' meroket. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lagu Sayang yang dinyanyikan Maulidia Octavia alias Via Vallen sangat hit di 2017. Hampir setiap televisi swasta di Indonesia membahas lagu yang mengandung bahasa Jawa itu.

Padahal, lagu yang selalu menjadi andalan Via itu bukan miliknya. Lagu itu sebenarnya bertajuk Mirai e milik duo Kiroro yang berasal dari Jepang.

Sejak saat itu banyak orang yang mempertanyakan asal lagu Sayang, terutama warganet yang berselancar di dunia maya. Mereka mencari tahu dari mana sebenarnya Sayang berasal.



Antonius Sutanto alias Anton Obama adalah musisi Indonesia pertama yang mengambil notasi lagu Mirai e pada akhir 2012. Ia menulis lirik lagu tentang cinta kepada pasangan yang diberi judul Tresno Abadi (Cinta Abadi).

"Saat itu saya mengambil notasi dari lagu berjudul Hou Lai yang dinyanyikan Rene Liu, musisi Mandarin. Saya enggak tahu kalau sebenernya itu lagu Mirai e," kata Anton kepada CNNIndonesia.com melalui telepon, Rabu (21/3).

Lagu Mirai e dirilis Kiroro pada Juni 1998 sebagai single album Nagai Aida. Mirai e juga sempat dipakai sebagai lagu tema orisinal gim hit Final Fantasy IX pada 2000.

[Gambas:Youtube]


Kemudian, lagu itu dinyanyikan ulang oleh aktris sekaligus musisi asal Taiwan, Rene Liu. Lagu itu ia rilis pada Juni 2012.

[Gambas:Youtube]

Anton yang menetap di Solo tidak memikirkan izin hak cipta saat mengambil notasi lagu tersebut. Ia hanya iseng mengambil lagu itu untuk dinyanyikan bandnya yang bernama Orkes Melayu Oriental Band Mandarin (OM Obama).

Namun, band Anton bubar sebelum sempat tampil sekalipun dan membawakan lagu Tresno Abadi. Meski demikian, mantan drummer OM Obama, Tony Kurniawan, membentuk band baru bernama Orkes Melayu Wawes.

"OM Wawes menyanyikan lagu Tresno Abadi yang judulnya diganti menjadi Sayang. Saya tidak menyangka kalau lagu ini meledak. Waktu itu sekitar tahun 2012, lagu Sayang sudah terkenal di Solo," kata Anton.

[Gambas:Youtube]


Lagu itu mulai beredar ke daerah Jawa Tengah lain, salah satunya adalah Yogyakarta. Bahkan ada format lagu Sayang yang bisa diputar telepon selular (ponsel) yang membuat lagu itu beredar dengan cepat.

Personel NDX AKA Familia, Yonanda, mengaku mendapat lagu dari ponsel ke ponsel yang dikirim melalui bluetooth. Sama seperti Anton, Yonanda menyanyikan lagu itu tanpa memikirkan izin hak cipta karena didasari rasa iseng.

"Tahun 2013 kami menyanyikan lagu Sayang dengan tambahan lirik di bagian rap. Kami hanya ambil bagian reff yang diciptakan Anton, bagian rap kami yang ciptakan," kata Yonanda kepada CNNIndonesia.com.


Yonanda mengklaim lagu Sayang versi rap lebih meledak dibanding Sayang versi Anton. Ia pun kebanjiran tawaran manggung di dalam dan luar kota.

Pada tahun 2014, NDX AKA Familia sempat satu panggung dengan Via. Penyelenggara acara meminta NDX AKA Familia dan Via untuk menyanyikan lagu Sayang versi rap.

[Gambas:Youtube]

Usai penampilan satu panggung itu, Via merilis lagu Sayang versi rap di bawah naungan Ascada Musik pada Februari 2017. Lagu itu lebih meledak ketika dinyanyikan Via, bahkan sampai skala nasional.

Nama Via ikut meroket dengan menyanyikan lagu itu. Penyanyi asal Surabaya itu tampil hampir di setiap televisi swasta.

[Gambas:Youtube]

"Sampai sekarang belum ada minta izin menyanyikan lagu Sayang dari Via Vallen. Sudah empat tahun lalu, sampai sekarang saya belum pernah ketemu lagi dengan Via Vallen," kata Yonanda.

Kalau masalah royalti, kata Yonanda, Ascada Musik meminta izin kepada Anton. Menurutnya saat itu Anton memberi izin kepada Via untuk menyanyikan lagu Sayang versi rap. Padahal Anton tidak menulis lirik pada bagian rap.

Yonanda menjelaskan mantan manajer NDX AKA Familia sempat bertemu dengan Anton pada akhir 2016 untuk membahas masalah hak cipta lagu Sayang. Menurutnya, kala itu Anton mengakui bahwa ia tidak menulis lirik bagian rap, tapi Anton tidak membagi royalti kepada NDX AKA Familia.


"Kami sebenernya enggak begitu nuntut royalti, kami hanya nama. Kami hanya ingin orang tahu bahwa lagu Sayang yang dinyanyikan Via Vallen itu karya kami juga. Banyak televisi yang menuliskan Sayang versi rap ciptaan Anton Obama, seharusnya ditulis ciptaan Anton Obama dan NDX AKA Familia," kata Yonanda

Sementara, Anton mengaku memberi izin kepada Ascada Musik untuk membawakan lagu Sayang Versi rap tanpa izin NDX AKA Familia. Padahal Anton tidak menulis bagian rap pada lagu itu.

Atas pemberian izin menyanyikan lagu, Anton menerima bagian 9 persen dari semua penjualan digital lagu Sayang dari Ascada Musik.

"Saya tidak membagi royalti kepada NDX karena lagu sudah terlanjur publish. Lagipula, NDX sudah meminta maaf kepada saya saat mereka menyanyikan lagu Sayang dengan tambahan rap. Saya punya surat permintaan maaf mereka," kata Anton


Anton melanjutkan, "Jadi saya anggap itu lagu saya, lirik utuh Sayang kan saya yang tulis. Saya memang tidak menulis bagian rap, tapi kalau ada orang yang menambahkan lirik lagu dan menyanyikan ulang, saya anggap itu tetap lagu saya."

Lebih lanjut, Ascada Musik mengambil lagu Sayang karena cocok dengan vokal Via. Mereka juga sudah mendapat izin dari Anton dengan memberikan royalti.

"Sejauh ini tidak ada yang protes karena Ascada Musik sudah mengantongi izin dari publishing pihak Jepang lagu Mirai e dan pihak pencipta lagu Sayang yaitu Anton Obama," pernyataan Ascada Musik kepada CNNIndonesia.com.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi pihak Kiroro untuk menanyakan izin pengambilan Notasi lagu Mirai e yang dilakukan Ascada Musik. Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada balasan dari pihak Kiroro.

(res)