FOTO: Refleksi 20 Tahun Reformasi dalam Seni

CNN Indonesia/Hesti Rika, CNN Indonesia | Minggu, 27/05/2018 19:52 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Seniman Hafiz Rancajale mengamati kondisi sekitar selama 20 tahun usai reformasi, dan menuangkannya dalam pemikiran seni untuk pameran 'Social Organism.'

Hafiz Rancajale, seniman, kurator, pembuat film, serta salah satu pendiri organisasi Forum Lenteng dan RuangRupa menggelar pameran 'Social Organism' di Gedung  Galeri Nasional Jakarta. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Itu merupakan pameran ketiga Hafiz Rancajale, yang berlangsung 26 Mei hingga 9 Juni 2018. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Puluhan karya dari berbagai medium terpajang di sana, termasuk yang berupa gambar di atas kertas, objek di atas kaca, video, instalasi, hingga performance art. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Pameran 'Social Organism' merupakan sebuah simpulan atas proses kerja sang seniman sebagai fasilitator kebudayaan selama 20 tahun terakhir. Berdasarkan nama pameran itu, Hafiz membaca keseharian di sekitar dan gagasannya tak jauh dari aktivitas sosial serta kebudayaan masyarakat sejak reformasi. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Selama 20 tahun usai reformasi, inisiatif-inisiatif warga memiliki peran yang cukup penting dalam mengisi celah-celah kosong yang belum atau tidak tersentuh oleh negara dalam usaha mengembangkan perangkat-perangkat pendidikan dan kebudayaan. Dari sanalah Hafiz Rancajale beride menggelar pameran. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Hafiz Rancajale mencoba menyisir garis, bentuk dan ide substansi hingga menjadi karya. Itu adalah hasil kolektivitas, karena ia percaya gerak kebudayaan tidak pernah lahir dari individu tertentu. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Hafiz Rancajale juga membuat karya video berdasarkan riset serta beberapa arsip pidato kebudayaan di masa lalu yang erat kaitannya dengan kesenian dan modernitas. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Pameran Hafiz Rancajale pun menjadi salah satu ajang pengunjung berefleksi tentang kondisi Indonesia selama 20 tahun terakhir. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)