FOTO: Peninggalan Utusan Nabi Muhammad di Tanah China

ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Senin, 04/06/2018 16:24 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Wilayah Quanzhou bukan cuma kota pelabuhan di China. Di wilayah 8,1 juta penduduk ini, ada peninggalan utusan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam.

Quanzhou, kota selevel perfektur ini memiliki jejak peninggalan penyebaran Islam dari masa lalu yang tersimpan di Quanzhou Maritime Museum. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Museum ini menyimpan berbagai bentuk peninggalan jejak penyebar Islam dari masa lalu, seperti replika perahu tradisional. Perahu tradisional ini digunakan oleh pelaut China untuk berdagang, sekaligus membuka peluang Islam masuk ke negara tersebut.  (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Pengunjung melihat denah bangunan dan tembok di kota Quanzhou pada zaman dahulu, Jumat (4/5). Quanzhou diperkirakan telah ada sejak abad ke-tiga Masehi dan memiliki kota administrasi sejak 260 Masehi. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Beberapa peninggalan lainnya adalah batu nisan dan puing berisi pahatan kaligrafi. Batu-batu ini ditemukan ketika Pemerintah Provinsi Fujian membongkar tembok kuno Quanzhou. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Menurut keterangan petugas museum, ratusan batu dan nisan ini diperkirakan berasal dari masa penyebaran Islam di China, yaitu pada 618-626 Masehi atau pada Dinasti Tang. Waktu itu, ada empat utusan Nabi Muhammad yang ditugaskan berdakwah ke China. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Empat utusan Nabi Muhammad itu menyebar di sejumlah tempat di China, satu orang di Guangzhou, satu orang di Yangzhou, dan dua menetap di Quanzhou. Dua utusan di Quanzhou berdakwah dan menetap hingga wafat. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Quanzhou menjadi salah satu bukti penyebaran agama Islam di China terjadi seperti di Nusantara, melalui perdagangan antar pelaut. Ketika era Nabi Muhammad pada 609-632 Masehi, perdagangan menjadi salah satu kunci penyebaran agama Islam. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Lukisan diorama yang menceritakan interaksi warga Cina dengan orang muslim di atas perahu, Jumat (4/5). Para utusan Nabi Muhammad tersebut menyebarkan agama Islam dengan penuh kedamaian dan toleransi dengan budaya setempat. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Meski Islam di China menjadi minoritas, namun 25 juta Muslim di negara itu menjadi bukti kuatnya penyebaran agama Islam dengan cara kedamaian dan tolerasi. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)