Marilyn Manson Lolos dari Kasus Pelecehan Seksual

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 13/08/2018 21:24 WIB
Marilyn Manson dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan pada Oktober 2011, tetapi jaksa penuntut tidak menemukan cukup bukti. Marilyn Manson tak jadi dituntut dalam kasus pelecehan seksual. (REUTERS/Neil Hall)
Jakarta, CNN Indonesia -- Marilyn Manson dikabarkan lolos dari kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya.

Diberitakan Ace Showbiz, jaksa penuntut umum di Los Angeles County memutuskan tidak melanjutkan tuntutan pemerkosaan yang diduga dilakukan Manson pada 2011 lalu.

Dokumen resmi yang diungkap TMZ menyebut, penegak hukum tidak menemukan cukup bukti untuk menuntut penyanyi Rock is Dead itu. Manson dilaporkan atas tuduhan pemerkosaan pada Oktober 2011. Kasus itu pun tidak diteruskan karena tak ada kesesuaian.



Tuduhan lain yang berbarengan dilaporkan, yakni kekerasan dengan senjata mematikan, juga dibatalkan. Mengutip Ace Showbiz, perkara itu dianggap sudah 'kadaluarsa.'

Manson sendiri selama ini terus-menerus menolak tudingan itu.

Musikus bernama asli Brian Warner itu mengatakan, tuduhan yang ditujukan padanya hanyalah upaya untuk menaikkan ketenaran pelapornya. Pengacaranya bahkan menyebut itu 'delusional'.

"Dengan kebijakan yang sekarang, Jaksa Penuntut Umum dari Los Angeles County harus menginvestigasi klaim apa pun soal kekerasan seksual, seaneh apa pun itu. Tidak mengejutkan bahwa setelah investigasi, Jaksa Penuntut Umum secara singkat menolak klaim yang dibuat dalam laporan polisi oleh mantan teman yang melawan Brian Warner," kata kuasa hukum Manson, Howard E. King.

Howard E. King melanjutkan, "Tuduhan yang disampaikan pada polisi sudah ditampik oleh Mr. Warner dan entah sepenuhnya delusional atau sebagian merupakan upaya mendongkrak ketenaran untuk bisnis penjualan memorabilia Manson."

Sebelumnya seorang perempuan mengaku disekap oleh Manson selama 48 jam pada Oktober 2011 lalu. Menurut pengacara, itu semua tidak benar. Manson sendiri belum berkomentar soal kasus itu. (rsa)