'Queen of Soul' Aretha Franklin Disebut Sedang Kritis

AFP , CNN Indonesia | Senin, 13/08/2018 17:29 WIB
Pihak keluarga dan teman 'Queen of Soul' Aretha Franklin mengabarkan sang penyanyi legendaris itu sedang masa kritis akibat kanker yang ia derita sejak 2010. Pihak keluarga dan teman 'Queen of Soul' Aretha Franklin mengabarkan sang penyanyi legendaris itu sedang masa kritis akibat kanker yang ia derita sejak 2010. ( Wikimedia Commons/Ryan Arrowsmith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi legendaris Aretha Franklin dikabarkan tengah sakit keras dan dalam kondisi kritis. Bahkan ia disebut sudah dikelilingi oleh keluarga dan teman terdekatnya.

Kabar tersebut diumumkan oleh pihak kerabat keluarga sang Queen of Soul dalam laman pribadi penyanyi peraih Grammy Awards tersebut, Senin (13/8).

Aretha Franklin merupakan penyanyi legendaris dan menggapai kejayaan pada dekade '60-an dan '70-an. Ia terkenal dengan sejumlah hit, seperti Respect (1967) dan I Say a Little Prayer (1968).


"Franklin tengah sakit keras di Detroit. Keluarga meminta doa dan privasi," kata Roger Friedman kepada laman Showbiz 411.


Franklin didiagnosis menderita kanker pada 2010. Ia terakhir kali tampil pada November 2017 dalam acara amal Elton John di New York, sedangkan penampilan publiknya terakhir kali diadakan di Philadelphia pada Agustus 2017.

"Itu adalah sebuah pertunjukan yang menakjubkan karena Aretha sudah berjuang melawan kelelahan dan dehidrasi," kata Friedman menggambarkan pertunjukan di Philadephia tersebut.

Selama kariernya, Franklin telah mengumpulkan 18 piala Grammy Awards, termasuk satu piala Lifetime Achievement.

Franklin juga dikenal melalui sejumlah hit di tiga dekade, seperti (You Make Me Feel Like) A Natural Woman (1968), Day Dreaming (1972), Jump to It (1982), Freeway of Love (1985), dan A Rose Is Still A Rose (1998).


Pada 1987, dia menjadi wanita pertama yang masuk dalam jajaran the Rock and Roll Hall of Fame.

Salah satu lagu yang terkenal dari Franklin adalah I Knew You Were Waiting for Me. Lagu tersebut ia nyanyikan bersama musisi Inggris, George Michael. Pun lagu itu memenangkan sebuah piala Grammy Awards.

Pada 2005 lalu, Franklin dianugerahi medali the Presidential Medal of Freedom oleh Presiden George W Bush.

[Gambas:Youtube] (end)