Lelaki kelahiran Medan, Provinsi Sumatra Utara, 7 Mei 1943 ini telah terbaring tak sadarkan diri selama kurang lebih tiga bulan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Seorang fotografer kenamaan Indonesia, Arbain Rambey, mengucapkan belasungkawa lewat akun twitter miliknya atas kepergian pria yang pernah menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah sastra, Horison.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamsad Rangkuti termasuk salah satu tokoh yang membubuhkan tandatangan Manifes Kebudayaan (Manikebu) pada 1964 silam.
Kondisi Hamsad sempat mendapat perhatian dari publik yang kemudian bergerak lewat platform penggalangan dana dan donasi. Gerakan yang digagas oleh Ricky Pesik ini menargetkan Rp100 juta untuk didonasikan kepada Hamsad Rangkuti.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, hingga Minggu (26/8) pukul 11.00 WIB, dana yang terkumpul sekitar Rp39 juta.
Dalam laman tersebut, Ricky menulis kondisi Hamsad mulai memburuk pada 2009, tidak lama setelah ia mendapatkan penghargaan SEA Writers Award di Thailand. (agr/bir)