"Saya rasa fakta bahwa semuanya terungkap telah mengubah banyak hal," kata pemeran Donatella Versace dalam American Crime Story: The Assassination of Gianni Versace tersebut, kepada Variety di sela acara Toronto Film Festival.
"Saya menyadari perbedaannya, misal, jenis pertanyaan yag kami dapatkan dalam sesi wawancara. Sebelum masuk ke konferensi pers, dan hanya perempuan yang akan ditanya dengan pertanyaan kasar atau cetek," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye gerakan Me Too dan Time's Up muncul di Hollywood sejak akhir 2017 ketika industri perfilman tersebut diterpa isu pelecehan seksual.
Korban Weinstein pun beragam, mulai dari selebritas baru hingga papan atas. Satu per satu para wanita tersebut buka suara membongkar bobrok Weinstein yang akhirnya menyerahkan diri ke kepolisian.
Gelombang kampanye Me Too dan Time's Up pun dilontarkan banyak pesohor Hollywood dan menjalar ke berbagai acara penting di industri hiburan, seperti Academy Awards atau Oscar 2018 dan Grammy Awards 2018 pada Februari lalu.
Di sisi lain, Cruz berada dalam Toronto Film Festival dalam rangka perilisan film terbarunya, Everybody Knows. Film tersebut merupakan film drama garapan Asghar Farhadi yang mengisahkan misteri di sebuah kota di Spanyol.
Dalam film tersebut, Cruz bermain bersama suaminya, Javier Bardem. Dengan kerja sama tersebut, film ini menjadi proyek ketiga keduanya seteah film Vicky Cristina Barcelona dan Jamon Jamon.
"Kami kenal satu sama lain sejak saya masih 17 tahun dan dia 21 tahun," kata Cruz mengomentari kolaborasi keduanya, dikutip dari Variety.
"Kami bertemu kala bekerja. Jadi kami amat paham cara kerja satu sama lain. Apakah kami bekerja sama dengan baik? Bila jawabannya tidak, kami tak akan melakukannya," lanjutnya.
(end)