Raisa Andriana: Aku Rasanya Kenal Dekat Pak Sutopo

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 19:37 WIB
Raisa Andriana: Aku Rasanya Kenal Dekat Pak Sutopo Penyanyi Raisa diminta publik menemui Sutopo Purwo Nugroho sebagai hadiah masyarakat atas kesetiaan Sutopo melayani masyarakat. (Foto: CNNIndonesia/Apriliana Lloydta Anuraga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pergerakan netizen membawa tagar #RaisaMeetSutopo di Twitter berhasil menarik perhatian penyanyi Raisa Andriana.

Terkait dengan bencana alam yang menimpa Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9), nama Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional pun jadi populer.

Sutopo kerap memberitahukan perkembangan kondisi di Palu dan Donggala melalui akun Twitter-nya.




Netizen yang kemudian mengetahui bahwa Sutopo mengidolakan penyanyi Raisa Andriana pun segera melahirkan tagar #RaisaMeetSutopo, meminta istri Hamish Daud itu untuk menemui Sutopo sebagai bentuk penghargaan.

Terutama, Sutopo akan berulangtahun pada 7 Oktober mendatang. Pertemuan dengan Raisa diharapkan bisa menjadi kado spesial untuk pria yang tetap bekerja di tengah perjuangannya melawan kanker paru stadium IV itu.

Melalui akun Twitter pula diketahui beberapa kali Sutopo membalas tweet Raisa, kadang hanya sekadar menyapa.

Fenomena #RaisaMeetSutopo pun melesat menjadi salah satu topik paling dibicarakan Selasa (2/10) ini.

Pengamat musik Adib Hidayat pun turut bersuara dari akun Twitter-nya, memberi sinyal positif untuk pertemuan Sutopo-Raisa.



Raisa kemudian bercuit menanggapi permintaan masyarakat, sembari memberi semangat kepada Sutopo. Namun belum ada kepastian pertemuan yang diidamkan netizen itu akan terwujud.



Sebelumnya, kepada CNNIndonesia, Sutopo memaparkan kondisi yang dialaminya saat ini. Diketahui dia sering harus bekerja sembari tetap menjalani pengobatan kanker.



"Kondisi saya masih sakit. Masih pemulihan dari kanker paru-paru. Fisik rasanya makin lemah. Nyeri punggung dan dada kiri menyakitkan," kata Sutopo seraya mengakui kanker pula penyebab cara berjalannya jadi berbeda.

"Namun, mohon maaf kondisi fisik saya tidak bisa ditipu. Sakit kanker paru-paru stadium 4B yang telah menyebar di beberapa bagian tubuh menyebabkan saya lemah," lanjutnya.

"Jika sehat pasti saya lakukan kapanpun, di manapun, bagaimanapun selama 24 jam 7 hari seminggu," ujar pria 48 tahun tersebut. (rea/rea)