Boyband The East Light Disebut Alami Kekerasan oleh Label

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 18/10/2018 19:30 WIB
Boyband The East Light Disebut Alami Kekerasan oleh Label Boyband The East Light dikabarkan mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal yang diduga dilakukan oleh pihak produser juga label, Media Line Entertainment. (Screenshot via Instagram/@theeastlight.official)
Jakarta, CNN Indonesia -- Boyband The East Light dikabarkan mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal yang diduga dilakukan oleh pihak produser juga label, Media Line Entertainment.

Dikabarkan oleh media Xportsnews, CEO Media Line Entertainment Kim Chang Hwan disebut telah melakukan kekerasan verbal berupa kata-kata kasar kepada The East Light.

Kim disebut telah melakukan kekerasan tersebut sejak debut boyband itu pada 2015 lalu. Bukan hanya Kim, seorang produser berinisial A disebut juga melakukan kekerasan kepada The East Light berupa kekerasan fisik.


"Produser A telah melakukan kekerasan ekstrem di pipi, pakai tongkat bisbol, palu, dan sebagainya, serta menyiram atau menghina The East Light yang anggotanya masih di bawah umur," kata sumber yang dekat dengan boyband tersebut.


Kekerasan yang diterima The East Light tidak berhenti sampai di situ. Sumber itu mengatakan A kerap mencekik anggota boyband bila melakukan kesalahan.

Bahkan, A disebut tak sungkan untuk mengancam membunuh para anggota boyband. A disebut tak peduli bila anggota boyband tersebut masih tergolong di bawah umur.

Selama bertahun-tahun, A disebut terus melakukan kekerasan hingga acapkali kepala anggota boyband bocor atau punggung mereka mengalami lebam.

CEO Kim Chang Hwan disebut mengizinkan tindakan kekerasan tersebut terjadi dan disebut ikut mengutuk dan mengancam para anggota boyband.

Namun ketika Kim melihat A melakukan tindakan kekerasan kepada anggota boyband The East Light, dirinya hanya berkata "jangan terlalu keras."


"Karena ejekan dan kekerasan yang dilakukan, salah seorang anggota boyband telah mengalami gangguan mental dan fisik dan telah menjalani perawatan pemulihan," kata sumber dalam, dikutip dari Xportsnews via Naver.

Sebagai aksi perlawanan, para anggota boyband tersebut dilaporkan telah menyiapkan pengacara dan mempersiapkan langkah hukum melaporkan aksi tersebut.

The East Light merupakan boyband yang terdiri enam remaja, Lee Seok-cheol, Lee Seung-hyun, Lee Eun-sung, Kim Jun-wook, Jung Sang Kang, dan Lee Woo-Jin.

Sebelum memulai dengan formasi grup, Eun-sung, Woo-Jin, dan Sang Kang merupakan kontestan sebuah acara pencarian bakat, Voice Kids Korea.

Mereka memulai debut dengan sebuah single pada 3 November 2016 lalu bertajuk 'Holla'.

[Gambas:Youtube] (end)


BACA JUGA