Dikutip dari Dazed pada Senin (22/10) album Mezzanine dikemas dalam bentuk cat semprot kaleng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robert Glass, profesor yang memimpin tim penelitian, mengatakan kalau mereka telah menyulap DNA dari suara lagu-lagu dalam album Mezzanine ke dalam bentuk tinta dan bola kaca agar lebih awet dan lebih murah saat ingin dicetak kembali.
Stiker bertuliskan "MEZZANINE DNA" bakal menghiasi kemasan minimalisnya.
[Gambas:Instagram]
"Sebanyak 1 juta DNA album Mezzanine terkandung dalam kaleng ini untuk penyimpanan jangka panjang," bunyi tulisan dalam stikernya.
Hingga saat ini belum diketahui kapan Massive Attack akan menjual album berkemasan unik tersebut.
Tercatat telah bermusik sejak tahun 1988, hingga saat ini Massive Attack telah merilis lima album, dengan debut pertama kali Blue Lines pada tahun 1991.
Album Mezzanine menjadi album terpopuler dalam karya mereka karena ada lagu Teardrop yang sempat merajai tangga lagu dunia.
Album dalam cat semprot kaleng ini juga menjadi pilihan Del Naja yang tercatat aktif dalam kelompok seni jalanan Bristol sejak tahun 1990an, sebelum dirinya membentuk Massive Attack.
Kegemaran Del Naja akan mural dan grafiti juga membuat dirinya sempat dituduh menjadi sosok di balik persona Banksy yang belakangan ini kembali ramai dibicarakan.
[Gambas:Instagram]
[Gambas:Youtube]
(ard)