Katy Perry Sesalkan Respons Donald Trump Soal Kebakaran

CNN Indonesia | Senin, 12/11/2018 17:43 WIB
Katy Perry Sesalkan Respons Donald Trump Soal Kebakaran Penyanyi Katy Perry mengungkapkan kekesalan terkait reaksi Donald Trump atas kebakaran California, Minggu (11/11). (Foto: REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Amerika Serikat Katy Perry tak segan mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak berperasaan dalam menanggapi kebakaran hutan California yang dimulai sejak 9 November lalu.

Respon Perry itu muncul seiringan dengan cuitan sang presiden yang mengklaim 'kesalahan manajemen hutan' sebagai penyebab kobaran api yang telah melahap 6,700 rumah itu.

Dalam cuitan itu pula, mantan pemimpin organisasi Miss Universe itu juga mengeluarkan ancaman untuk menarik anggaran apabila pihak yang ia rasa bertanggung jawab tidak memulihkan kebakaran hutan itu dengan cepat.




Pelantun 'Roar' yang memiliki rumah dan keluarga di California ini nampak tak senang.



"Ini adalah respons yang betul-betul tak punya hati. Bahkan tak ada hal berbau politik di sini. (Korban) Hanya keluarga Amerika yang baik yang kehilangan rumah mereka seperti yang Anda cuit, berevakuasi ke tempat berlindung lain," ungkap kekesalan Perry.

Bukan hanya wanita bernama asli Katheryn Elizabeth Hudson itu yang angkat bicara, namun penyanyi senior asal Kanada Neil Young juga mengungkapkan kritiknya.

"California itu rentan - bukan karena pengelolaan hutan yang buruk seperti yang (ucapan) DT (Donald Trump) yang membuat kami berpikir demikian. Kami rentan karena perubahan iklim; peristiwa cuaca ekstrem dan kekeringan panjang kami adalah bagian dari itu," bantah pelantun 'Harvest Moon' ini.

Kebakaran yang telah menewaskan 23 orang ini mengundang simpati dari warga dunia. Salah satunya, penyanyi asal Inggris Rod Stewart juga turut memberikan pendapatnya terhadap cuitan Trump.



"Tuan Presiden, sementara rumah warga terbakar, jiwa melayang dan pemadam kebakaran sedang mengorbankan nyawanya, California membutuhkan kata-kata dukungan dan semangat, bukan ancaman, tunjuk pelaku dan tuduhan. Di manakah Winston Churchill ketika kamu membutuhkannya?" tanya penyanyi kawakan itu.



Hingga Sabtu (10/11) kemarin tercatat api sudah menghanguskan 100 ribu hektar lahan di Taman Nasional Plums. Akibat luasnya lahan yang terbakar, asap hitam pekat menutupi langit dan membuat kondisi wilayah sekitar menjadi gelap.

Kebakaran hutan itu juga mengancam wilayah pemukiman elite Malibu. Sekitar 13 ribu penduduk Malibu terpaksa mengungsi, termasuk para pesohor Amerika Serikat, seperti Kim Kardashian West, Lady Gaga, dan Alyssa Milano. (tsy/rea)