Payung Teduh Pakai Vokal Wanita untuk 'Wreck It Ralph 2'

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 12:13 WIB
Payung Teduh Pakai Vokal Wanita untuk 'Wreck It Ralph 2' Payung Teduh bersama sang manajer yang menjadi vokalis sementara di lagu tema film 'Wreck It Ralph 2'. (Foto: CNN Indonesia/Natasya Delasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ditinggalkan dua personel termasuk vokalis Mohammad Istiqamah Djamad atau populer dipanggil Is beberapa waktu lalu, band Payung Teduh sempat alami kekosongan di departemen utama sekian lama.

Kala menerima tawaran dari Disney Indonesia untuk mengisi lagu pengiring film animasi Ralph Breaks The Internet: Wreck It Ralph 2, sempat membuat band Jakarta itu panik. Akhirnya, mereka sepakat memutuskan untuk menjadikan sang manajer Marsya Ditia sebagai vokalis sementara.

"Kita bingung siapa nih yang nyanyi, eh pas nengok inget ada Marsya. Dia kan bisa nyanyi, ya sudah coba rekam saja, eh di-approved sama Disney," tutur Ale, drummer Payung Teduh, ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta, Kamis (15/11).


"Marsya juga kelihatannya tertarik dengan gaji dobel ya," lanjutnya berkelakar.



Ale menceritakan, mereka pernah mencoba Ivan (dulu guitalele, sekarang vokalis-gitaris) untuk menyanyikan Sebuah Lagu, yang telah resmi menjadi lagu pengiring film Ralph Breaks The Internet: Wreck It Ralph 2. Namun ternyata vokal Ivan dianggap tak cocok.

"Seperti yang teman-teman tahu, kami enggak punya vokalis. Kemudian, saya laki-laki tapi suaranya cempreng dan note-nya ketinggian kalau (Sebuah Lagu) dinyanyiin Ivan," ungkap Ale yang juga menulis Sebuah Lagu. 

"Pas dinyanyiin Ivan itu kayak... aduh (jelek)," tambahnya diiringi tawa terbahak-bahak.

Kehadiran Marsya Ditia tampaknya membawa sentuhan berbeda untuk Payung Teduh. Dinilai Aziz, manajer perempuannya itu bisa memberi rasa Vanellope von Sweetz, karakter bocah perempuan dalam film Ralph.

Marsya sendiri bukanlah orang baru untuk Payung Teduh. Sejak masih di bangku sekolah, wanita bertubuh mungil itu sudah memanajeri band pemilik hit Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan itu, sampai bersama-sama meraih sukses.



Marsya pun mengaku sempat merasa canggung tatkala ketika harus menjelaskan ke pihak Disney kalau kini ia ikut bernyanyi dengan band yang selama ini diurusnya.

"Malu banget awalnya. Gue yang awalnya ngurusin email-email-an sama orang Disney, eh pas didengerin suaranya gue. Gue mau jelasinnya gimana? Tapi untungnya dibilang 'great' sama mereka," jelas Marsya.

Kolaborasi ini menjadi kali pertama bagi musisi Indonesia sehingga dapat mencicipi pembuatan lagu tema film produksi Disney.

"Payung Teduh adalah local talent pertama Indonesia yang created original Disney's song. Kami harapkan kolaborasi ini mendekatkan storrytelling (film) Ralph ke masyarakat Indonesia dan Malaysia," ujar Vice President & Country Head of Walt Disney Indonesia, Herry Budiazhari Salim.

Sebuah Lagu dapat didengarkan mulai 16 November 2018 di layanan musik berbayar. Video musiknya sendiri akan tayang perdana dalam kredit akhir film Ralph Breaks The Internet yang beredar di seluruh bioskop Indonesia dan Malaysia mulai 23 November.

Ralph Breaks The Internet merupakan sekuel kedua film Wreck It Ralph pada 2012 yang menceritakan persahabatan dua karakter Ralph dan Vanellope von Sweetzch. (tsy/rea)