Black Sabbath Dapat Penghargaan Berupa 'Bangku Metal'

CNN Indonesia | Minggu, 18/11/2018 19:44 WIB
Black Sabbath Dapat Penghargaan Berupa 'Bangku Metal' Band asal Birmingham ini direncanakan mendapat kehormatan berupa bangku anti-karat serta menjadi nama jembatan. (Foto: Frazer Harrison/Getty Images for ABA/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Band Inggris yang kerap jadi junjungan band-band rock lain, Black Sabbath, dilaporkan mendapat penghargaan spesial.

Merunut sejarah band yang lahir di kota Birmingham ini, Ozzy Osbourne, Tony Iommi dan Geezer Butler pernah pecah pada 2006, sebelum kembali bersama di 2011.

Black Sabbath sebenarnya sudah berpamitan melalui sebuah tur perpisahan tahun lalu, dan kini giliran penggemar yang memberi penghormatan dengan sebuah cara unik, menamai sebuah jembatan memakai nama band tersebut, sekaligus membangun 'bangku metal' sebagai bentuk peringatan.




NME menyebutkan, dari laporan Birmingham Mail, rencana sudah benar-benar siap diwujudkan, termasuk membangun bangku dari besi tahan karat yang nantinya akan mengguratkan wajah Osbourne, Iommi, Butler serta drummer yang juga turut membidani kelahiran Black Sabbath, Bill Ward.

"Geezer. Ozzy. Tony. Bill. Made in Birmingham 1968." adalah kalimat yang direncanakan diukir di bangku tersebut.

Tak cukup sampai di sana, disebut pula rencana untuk mengganti nama sebuah jembatan di Broad Street di tengah kota menjadi Black Sabbath Bridge, bersamaan dengan menganugerahkan Ward sebuah bintang di Walk of Stars yang berisi penghormatan kepada orang-orang terkenal yang berasal dari Birmingham.

Kelak, karena masing-masing personel Sabbath sudah memiliki bintang pribadi, satu bintang akan ditambahkan atas nama band, dan kesemua bintang bakal diatur sedemikian rupa hingga membentuk wujud salib.





Skema unik tersebut dikembangkan oleh Mohammed Osama, seorang penggemar berat Black Sabbath yang lahir di Mesir dan besar di Dubai. Dirinya telah melakukan pendekatan-pendekatan terhadap pihak pemerintahan, namun bagaimanapun kata final persetujuan belum ditentukan sampai saat ini.

"Visi saya adalah mengumpulkan kembali keempat personel asli di pembukaan bintang dan Bangku Metal. Yang saya maksud, hanya mengumpulkan mereka di kota kelahiran, tanpa konser atau apapun," ujar Osama.

"Hanya empat personel itu bersama-sama di kota kelahiran, saya rasa itu akan menjadi akhir dan penutupan yang sangat baik. Untuk mereka secara personal dan untuk penggemar di seluruh dunia," lanjutnya. (rea)