Gitaris Limp Bizkit Pamer Proyek Baru

CNN Indonesia | Jumat, 07/12/2018 07:07 WIB
Gitaris Limp Bizkit Pamer Proyek Baru Wes Borland dari Limp Bizkit. (Foto: CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gitaris Limp Bizkit Wes Borland memamerkan proses pembuatan karya bandnya lewat Instagram. Sejak kemarin sampai hari ini (6/12) ia mengunggah sejumlah foto dan video memainkan gitar dan bas di studio.

"Hari ini hari yang sangat panjang dan baik. Kami berada di jalur @limpbizkit." tulis Borland.

[Gambas:Instagram]


Selain foto, dalam dua video terlihat Borland memainkan dua gitar elektrik berbeda. Pada video pertama ia memainkan melodi dengan efek delay, kemudian pada video kedua ia memainkan melodi dengan tempo yang cukup cepat.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Instagram]


Sementara pada video lain ia terlihat tengah memainkan bas. Terdengar ia memainkan bas dengan efek delay.

[Gambas:Instagram]

Band yang terbentuk tahun 1994 ini tergolong lama belum merilis album baru. Terakhir mereka merilis album bertajuk Gold Cobra pada 2011 silam.

Sepanjang karier bermusik Limp Bizkit telah merilis lima album. Lima album tersebut adalah Three Dollar Bill, Y'all$ (1997), Significant Other (1999), Chocolate Starfish and the Hot dog Flavored Water (2000), Results May Vary (2003) dan Gold Cobra (2011).

Band asal Florida ini merupakan salah satu band paling terkenal di akhir dekade 1990an. Mereka banyak melahirkan lagu-lagu hit, beberapa di antaranya adalah Rollin' (Air Raid Vehicle), Nookie dan My Way.


Limp Bizkit sempat datang ke Indonesia untuk tampil di Soundrenaline di Bali pada September lalu. Mereka tampil selama satu jam 15 menit dengan membawakan 12 lagu.

Canda dan tengil adalah dua kata yang dapat menggambarkan penampilan mereka. Hampir di setiap jeda lagu vokalis Fred Durst selalu bercanda dengan pengunjung.

"Terima kasih telah mengundang kami. Ke Indonesia adalah mimpi yang jadi kenyataan," kata Durst.

Durst melanjutkan sambil memasukkan tangan kanan ke kantung celana, "Sebentar, saya punya sesuatu untuk kalian semua." Alih-alih mengeluarkan sesuatu, ia malah mengacungkan jari tengah ke arah penonton.

Simbol ejekan yang dianggap kasar di negara Barat itu disambut tawa penonton. Bahkan banyak penonton balas mengacungkan jari tengah. Suasana pun jadi cair karenanya. (adp/rea)