600 Personel Keamanan Jaga Hari Kedua HUT 17 Transmedia

CNN Indonesia | Sabtu, 15/12/2018 20:05 WIB
600 Personel Keamanan Jaga Hari Kedua HUT 17 Transmedia Kepolisian menyatakan ada 600 personel keamanan campuran yang dikerahkan menjaga konser HUT 17 Transmedia yang menampilkan Slank dan Super Junior D&E. (Detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Kepolisian Sektor Serpong Kompol Stephanus Luckyto AW mengatakan ada 600 personel keamanan campuran yang bertugas menjaga penonton konser HUT 17 Transmedia hari kedua, Sabtu (15/12) yang menampilkan aksi Slank dan Super Junior D&E.

"Kami mengerahkan enam ratus personel. Lima ratus personel dari kepolisian dan seratus personel TNI," kata Luckyto kepada CNNIndonesia.com di Lapangan Transcity, Serpong, Sabtu (15/12).

"Di depan panggung sudah banyak polisi berseragam, tapi juga kita sisipi polisi berpakaian preman, intel juga reskrim untuk mengantisipasi jika suatu waktu terjadi pencopetan, perkelahian, dan sebagainya," lanjutnya.


Konser HUT 17 Transmedia pada Sabtu (15/12) menampilkan dua musisi besar beda negara, Slank dan Super Junior D&E yang membawa ribuan penggemarnya masing-masing memadati acara tanpa biaya masuk tersebut.


Ribuan penggemar SUJU, atau ELF, bahkan mulai datang sejak pagi dan siang untuk melihat persiapan Donghae dan Eunhyuk menghibur para penggemarnya.

Bukan hanya ELF, para Slanker dengan ciri khasnya juga datang secara bergerombol untuk menyaksikan grup musik legendaris di Indonesia tersebut.

Dengan ketat, kedua kubu fans dipisahkan oleh barikade dengan material besi yang dijaga oleh pihak berwajib.

Para K-Popers telah diarahkan sejak pukul 17.00 untuk mengisi arena sebelah kanan panggung. Sedangkan, Slankers ditempatkan di sebelah kiri panggung.

Selain pihak berwajib yang menjaga di tengah kerumunan, Luckyto dan tim kepolisian melakukan penggeledahan tas di pintu masuk.


"Ada penggeledahan minimal berupa pengecekan tas walaupun sifatnya singkat ya karena massa begitu banyak. Tapi setidaknya (dengan pengecekan tas tersebut) niat-niat oknum tertentu dapat tereduksi," kata Luckyto.

Luckyito juga merinci beberapa barang yang dilarang untuk dibawa masuk ke arena konser, seperti minuman keras, senjata tajam, dan kembang api. Spanduk dengan rangka ujung runcing juga tidak diperbolehkan demi kenyamanan dan keselamatan penonton.

Menurut informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, sejumlah penonton sudah 'tumbang' bahkan sebelum konser dimulai. Mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah penonton yang pingsan, tim keamanan dan kepolisian telah berkoordinasi dengan paramedis.

Penggemar SUJU di HUT 17 Transmedia, Sabtu (15/12).Penggemar SUJU di HUT 17 Transmedia, Sabtu (15/12). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

"Jika terjadi massa yang pingsan akan kami terjunkan langsung petugas kami yang ditempatkan di tengah. Telah disediakan juga lorong darurat untuk akses orang sakit. Panitia juga menyiapkan klinik dan tenaga paramedis," kata Luckyto.

Hari kedua konser HUT Transmedia ke-17 ini dimeriahkan pula oleh sederet musisi ternama tanah air seperti Ungu, Armada, Wali, Padi Reborn, Rossa, Afgan, Judika, Cakra Khan, Virgoun, dan masih banyak lagi.

Tak hanya musisi pop, biduan dangdut juga turut dihadirkan anatara lain Ayu Ting-ting, Siti Badriah, dan Zaskia Gotik. Konser HUT Transmedia masih berlangsung hingga 16 Desember 2018 di Lapangan Transcity, BSD, Tangerang Selatan. (tsy/end)