Film Soal Brexit Tuai Kritikan Netizen

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 09:34 WIB
Film Soal Brexit Tuai Kritikan Netizen Peran Benedict Cumberbatch dalam 'Brexit' mengundang banyak sentimen. (Foto: REUTERS/Henry Nicholls)
Jakarta, CNN Indonesia -- Merilis cuplikan film yang bercerita tentang Brexit atau British Exit, HBO mendapat kritik keras.

Diproduksi bekerja sama dengan Channel 4, serial yang juga bertajuk Brexit ini dibintangi oleh aktor Benedict Cumberbatch. Pria 42 tahun itu berperan sebagai Dominic Cummings, nama yang berperan besar di balik kampanye sukses peristiwa yang menghebohkan pada 2016 tersebut.

Cuplikan yang diunggah di akun Twitter HBO itu terfokus tentang bagaimana kampanye pemungutan suara Brexit menelan biaya sangat besar untuk memasang iklan di Facebook, demi menyasar segmen yang diinginkan, yaitu orang-orang yang belum pernah memberikan suara.


Kampanye bernama Vote Leave itu kemudian diinvestigasi oleh Komisi Pemilihan karena dicurigai adanya penyalahgunaan dana dan data.




Tak ayal cuplikan tersebut mengundang banyak reaksi dan kritik di kalangan pengguna Twitter, yang terkejut dengan 'keberanian' HBO.

"Oh Tuhan, saya benar-benar berpikir kalian hanya bercanda soal Brexit, dibintangi Benedict Cumberbatch, tetapi ternyata ini sungguhan?" ujar akun @CasparSalmon.

"Kepada HBO, agak tidak bertanggung jawab merilis film kehancuran ketika kita masih berada di tengah bencana itu. Salam dari Inggris," tulis akun @shrimperbhoy.






Namun kritikus film Donald Clarke justru menulis pembelaan terhadap Brexit, "Ah, ini lagi. Ya, memang masalah bahwa kau mencela film HBO Brexit sebelum menontonnya (jika itu yang kau lakukan)."



Referendum Brexit adalah pemungutan suara dari seluruh warga negara Inggris, Irlandia Utara, Wales dan Skotlandia, yang hasilnya memutuskan jika Inggris harus keluar dari Uni Eropa atau tidak.

Hal ini mencetuskan gelombang pro dan kontra besar-besaran lantaran banyaknya ketidakpastian terkait dampak ekonomi dan orang-orang yang berasal dari luar Inggris, yang mencari nafkah di negara kerajaan tersebut.

Brexit dijadwalkan tayang perdana pada 19 Januari 2019. (rea)