Goo Hara Teteskan Air Mata saat Jumpa Fan di Jepang

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 15:22 WIB
Goo Hara Teteskan Air Mata saat Jumpa Fan di Jepang Goo Hara menangis di hadapan penggemar di Jepang. (Screenshot via Instagram/@koohara__)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan personel girlband KARA Goo Hara tak dapat membendung air mata kala berbagi kisah di hadapan penggemarnya di Jepang. Itu terjadi dalam sebuah acara jumpa penggemar yang ia hadiri pertama kali sejak dirinya terlibat dalam kasus kekerasan dalam hubungan asmara.

Dalam acara itu, Hara membacakan sebuah surat menyentuh yang ditujukan kepada penggemarnya. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang didapat selama melalui masalah berat beberapa waktu belakangan.

"Banyak hal terjadi tahun ini, senang maupun sedih. Meski saya berpikir segalanya telah berakhir, tapi ada penggemar yang selalu menyemangati saya dengan kata-kata 'Semangat!,' 'Saya selalu mendukungmu,' 'Tetaplah kuat,' dan banyak lagi. Saya ingin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas itu," ucapnya mengawali, dikutip AllKpop.



Saat membacakan surat itulah air mata Hara jatuh. Sembari menahan tangis, ia pun lanjut membacakan surat, sekaligus membuat janji.

"Masih ada banyak hal yang harus saya tuntaskan, tapi saya akan bekerja lebih keras untuk para penggemar yang telah menunggu saya. Saya akan kembali aktif di Korea dan Jepang," tambahnya.

Tak hanya membacakan surat, selama acara Hara turut tampil membawakan medley dari sejumlah lagu hit KARA. Dia pun berbagi perkembangan hubungannya dengan para personel KARA dengan memamerkan potret bersama Nicole dan Jiyoung.


Dia pun menutup pesannya kepada penggemar dengan berjanji sekali lagi, dikutip AllkPop, "Saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa hingga saya bisa memberikan kalian kekuatan."

Hara saat ini masih terlibat kasus dengan mantan kekasihnya Choi Jong Bum. Saat ini, kedua belah pihak saling bersikukuh dengan pengakuan yang berbeda.

Choi Jong Bum mengatakan dia diserang oleh Goo Hara. Sementara Goo Hara menyebut serangan itu sebagai bentuk pembelaan diri. Goo Hara juga memberikan kesaksian kepada polisi bahwa Choi Jong Bum memerasnya dengan ancaman akan mengungkapkan rekaman seks setelah kekerasan yang ia bantah.


Pada 7 November, polisi mengumumkan bahwa mereka akan meneruskan kasus kedua belah pihak ke pengadilan dengan rekomendasi dakwaan: Goo Hara untuk cedera tubuh sementara Choi Jong Bum untuk cedera tubuh, pemerasan dan kekerasan seksual. (agn/rsa)