Kanye West Balik Dukung Trump Usai Mundur dari Politik

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 14:10 WIB
Kanye West Balik Dukung Trump Usai Mundur dari Politik Rapper yang beberapa saat lalu mengakui memiliki masalah mental ini kembali menunjukkan dukungan kepada Donald Trump. (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kanye West tampaknya lagi-lagi tak dapat konsisten pada satu sikap. Mengawali tahun 2019, ia kembali menyatakan dukungannya pada Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah sempat mengaku mundur dari dunia perpolitikan pada akhir Oktober lalu.

Hal tersebut diungkapkan suami Kim Kardashian ini lewat sejumlah kicauan di akun Twitter.

"Trump sepanjang hari," tulisnya sembari diikuti sejumlah emoji naga mengacu pada kicauan April silam di mana dia dan Trump berbagi 'dragon energy'.


Istilah tersebut sempat diartikan keduanya sebagai 'terlahir alami sebagai pemimpin,' 'sangat naluriah,' serta 'pandangan ke depan yang hebat.'



Lebih lanjut, Kanye turut menuliskan, "Mereka tidak akan memprogram saya. Orang kulit hitam adalah 90 persen Demokrat. Kedengarannya seperti kontrol bagi saya."

Dia pun menyinggung makna dari topi yang dikenakan Trump dan menyatakan dirinya akan terus tampil dengan topi tersebut.

"Salah satu favorit saya dari banyak hal tentang apa yang ditunjukkan oleh topi Trump kepada saya adalah bahwa orang tidak dapat memberi tahu saya apa yang harus dilakukan karena saya berkulit hitam. Mulai sekarang saya akan tampil dengan topi itu," tulisnya.





Selain itu, ia juga berbagi pemikiran singkat tentang mengubah dunia dan memiliki pemikiran bebas.

Di akhir cuitan, rapper berusia 41 tahun ini menuliskan "2024" sehubungan dengan pemilihan presiden di masa depan, di mana Kanye sempat berpikir untuk mencalonkan diri sebagai presiden tahun itu.

Pada Oktober lalu, bapak tiga anak itu mengatakan memilih mundur dari politik dan berfokus pada dirinya sendiri. Ia turut menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah ia sadar kerap diperalat.

"Mata saya sekarang telah terbuka lebar dan saya sadar bahwa saya telah diperalat untuk menyebarkan pesan yang tak saya yakini," ungkapnya melalui akun Twitter, saat itu.


"Sekarang saya memberi jarak diri saya dari politik dan sepenuhnya fokus untuk menjadi kreatif," lanjutnya.


Dalam pernyataan lain, pelantun hit Stronger itu pun memberi apresiasi pada keluarga dan penggemarnya yang tak henti memberikan dukungan.
(agn/rea)