Cerita Meghan Markle saat Saran Modenya Ditolak

CNN Indonesia | Jumat, 11/01/2019 14:37 WIB
Cerita Meghan Markle saat Saran Modenya Ditolak Meghan Markle mengemban beberapa tugas baru. (Foto: REUTERS/Phil Noble/Pool)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gaya fesyen Meghan Markle boleh jadi kerap dipuji , tetapi tidak semua orang menyukainya.

Dalam sebuah kunjungan ke Rumah Sakit St. Charles untuk berjumpa dengan organisasi The Smart Works yang mendedikasikan diri untuk membantu para wanita yang sudah lama tak bekerja dengan memberi kemampuan kerja, mendorong kepercayaan diri, sampai memberi saran mode untuk menjalani wawancara kerja, Markle berbagi cerita tentang bagaimana ia ditolak oleh seorang wanita.

"Kali terakhir saya di sini, saya menyarankan sebuah dompet kecil yang merupakan donasi saya. Dan wanita itu tak menyukainya!" kata Markle kepada pendamping organisasi yang menemaninya berkeliling melihat fasilitas.


"Saya jadi, 'oh, baiklah'. Saya pikir itu bagus sekali," lanjutnya sambil tertawa.




Smart Works merupakan satu dari empat organisasi di mana Markle menjadi Royal Patronages, atau perwakilan resmi kerajaan. Tiga lainnya adalah The National Theatre dan The Association of Commonwealth Universities, serta organisasi peduli hewan Mayhew.

Dua di antara tugas-tugas baru itu merupakan 'warisan' dari Ratu Elizabeth II, yang beberapa tahun terakhir diketahui telah mempercayakan beberapa pekerjaan kepada anggota keluarga kerajaan yang lebih muda.

Disebutkan oleh Cosmopolitan, keempat tugas tersebut menyesuaikan dengan ketertarikan pribadi Markle, yaitu seni, akses edukasi, mendukung wanita dan kesejahteraan hewan.


Pihak kerajaan mengumumkan keputusan ini pada Kamis (10/1) pagi. Mereka juga menjelaskan berbagai alasan yang mendasari pemilihan tersebut, seperti Markle adalah 'seseorang yang percaya bahwa seni bisa menyatukan berbagai orang dari latar belakang dan komunitas berbeda', 'pendukung kuat bahwa pendidikan harusnya dapat diakses semua orang', serta dirinya 'memiliki pemahaman terkait koneksi antara hewan dan kesejahteraan masyarakat'.

Sebelumnya, Markle telah beberapa kali memberi pidato soal pentingnya pendidikan, terutama untuk para wanita di negara berkembang. Kerajaan menyatakan wanita 37 tahun tersebut sudah mengadakan pertemuan pribadi dengan keempat organisasi sejak tahun lalu.

Setelah kunjungan ke Smart Works ini, dirinya dijadwalkan untuk mengadakan kunjungan ke tiga organisasi lain dalam waktu dekat.

Namun juga diumumkan bahwa Markle akan mengambil cuti di pertengahan tahun 2019 terkait kehamilan pertamanya dengan Pangeran Harry. Pasangan ini menikah pada Mei 2018 dan publik bergembira menyambut berita kehamilan Markle pada Oktober lalu. (rea)