Komponis 'Moana' Disebut Ciptakan Putri Latin Disney Pertama

CNN Indonesia | Kamis, 24/01/2019 12:29 WIB
Komponis 'Moana' Disebut Ciptakan Putri Latin Disney Pertama Lin-Manuel Miranda. (Mike Pont/Getty Images for Lindt Chocolate/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komponis Lin-Manuel Miranda bakal membuat sejarah baru dengan Disney. Bintang serba bisa ini dikabarkan tengah bekerja sama untuk membuat film musikal animasi baru sebagai tindak lanjut dari film hit Moana (2016).

Namun kali ini, ia ingin menampilkan sosok pahlawan muda dari Latin. Hal tersebut dibocorkan oleh sang ayah Miranda, Luis, kepada Page Six.

"Dia berbicara dengan Disney tentang sekuel 'Moana,' tetapi filmnya tentang seorang 'princess' atau putri Latin," ungkap Luis.


Sebelumnya, Disney diketahui telah memperkenalkan putri Afrika-Amerika pertamanya lewat The Princess and the Frog serta putri Polinesia pertama lewat Moana.


Nantinya, pada film mendatang tersebut dilaporkan akan menjadi yang pertama menampilkan fitur Putri Latin Disney.

Meski demikian, diberitakan Aceshowbiz, belum ada rincian lebih lanjut terkait proyek ini. Pihak Disney pun belum memberikan komentarnya atas pernyataan ayah Miranda.

Miranda sebelumnya bekerja dengan Disney untuk menulis lagu tema 'Moana.' Dia menerima nominasi Golden Globe, Critics 'Choice, Oscar dan Grammy Award untuk lagu "How Far I'll Go" yang dibawakan oleh Auli'i Cravalho, pengisi suara karakter Moana.

Belakangan, seniman berusia 39 tahun ini pun baru saja membintangi film Disney terbaru 'Mary Poppins Returns,' yang menjadi sekuel film 1964.


Dia beradu akting dengan Emily Blunt yang berperan sebagai pengasuh ajaib, mengambil alih karakter yang dulunya dimainkan oleh Julie Andrews.

Saat ini, Miranda tengah mengulangi perannya di panggung pertunjukan 'Hamilton' sebagai Alexander Hamilton.

Pertunjukan itu berlangsung selama tiga minggu dari 11 hingga 27 Januari mendatang di Puerto Rico.

Nantinya, keuntungan dari pertunjukan itu bakal disumbangkan Flamboyan Arts Fund demi mendukung seni di negara kepulauan itu, yang masih dalam proses pemulihan usai kehancuran yang disebabkan oleh Badai Maria pada akhir 2017. (agn/end)