Peter Jackson Garap Dokumenter The Beatles 'Let It Be'

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 10:50 WIB
Peter Jackson Garap Dokumenter The Beatles 'Let It Be' Dokumenter The Beatles mulai digarap. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Lord of the Rings, Peter Jackson mengumumkan dirinya akan menggarap film dokumenter tentang The Beatles yang bertajuk Let It Be. Film itu berisi proses pembuatan album bertajuk senada pada 50 tahun lalu.

Sutradara asal Selandia Baru itu mengatakan bahwa film dokumenter yang ia garap akan berdasarkan pada rekaman berdurasi 55 jam yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Selain itu, film ini menggunakan bagian suara dari 140 jam sesi rekaman band legendaris tersebut.


Jackson mengatakan film ini akan memiliki wawasan yang belum pernah diketahui sebelumnya terkait proses kreatif dan interaksi yang dilakukan The Beatles.


"Film ini akan menjadi pengalaman pamungkas yang paling lama yang dimimpikan penggemar The Beatles," kata Jackson dalam pernyataannya.

"Ini seperti mesi waktu yang membawa kita kembali ke 1969 dan duduk di studio menyaksikan empat musisi legendaris membuat musik hebat mereka bersama-sama," lanjutnya.

Album 'Let It Be' direkam pada Januari 1969 namun tak dirilis hingga Mei tahun selanjutnya setelah The Beatles merilis 'Abbey Road' dan kemudian bubar. Hal itu membuat album 'Let It Be' menjadi album terakhir dari band itu.

Rekaman video yang digunakan aslinya diambil untuk acara televisi yang tak pernah dikomersialkan. Bahkan, beberapa bagiannya digunakan dalam dokumenter garapan Michael Lindsay-Hogg yang juga bertajuk 'Let It Be'.


Para penggemar Beatles telah lama percaya bahwa penciptaan album tersebut dirusak oleh sejumlah cekcok dan keributan yang membuat band itu bubar. Namun Jackson mengatakan hal itu hanyalah mitos.

"Tentu saja, ada sejumlah drama, namun tak ada perselisihan yang terkait dengan album itu," katanya.

"Melihat John, Paul, George dan Ringo bekerja bersama, menciptakan lagu nu-klasik dari yang seadanya, bukan hanya menarik, ini lucu, membangkitkan semangat, dan kejutan yang terasa intim," lanjutnya.

Studio milik Jackson di Wellington, Selandia Baru, akan mengerjakan restorasi video tersebut dengan teknik serupa yang dilakukan pada dokumenter Perang Dunia I miliknya, They Shall Not Grow Old.

Film The Beatles ini dibuat dengan kerjasama dari sisa anggota band tersebut, Paul McCartney dan Ringo Starr, serta keluarga dari George Harrison dan John Lennon.

Film ini masih belum ditetapkan tanggal perilisannya.

(end)