KBS Cekal Seungri, Choi Jong Hoon dan Jung Joon Young

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 16:30 WIB
KBS Cekal Seungri, Choi Jong Hoon dan Jung Joon Young Seungri bersama dua rekannya, Choi Jong Hoon dan Jung Joon Young tak dapat tampil di KBS untuk waktu yang belum ditentukan. (JUNG Yeon-Je / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- KBS memutuskan memasukkan Seungri, Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon dalam daftar cekal perusahaan. Artinya, ketiga pesohor itu tidak akan tampil dalam acara apapun yang berhubungan dengan KBS.

"Komite musyawarah bertemu di akhir bulan lalu dan mengambil keputusan untuk sementara waktu membatasi penampilan siar Seungri, Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon," ujar sebuah sumber KBS, dilansir dari Soompi.

Keputusan ini dikatakan sesuai dengan aturan komite yang disebut dapat memperingatkan, melarang sementara atau mencekal selebriti tertentu dari berbagai program KBS, bila selebriti tersebut terlibat dalam permasalahan yang mengundang kritik publik.


Namun pencekalan terhadap Seungri, Jong Hoon dan Joon Young yang saat ini sedang terbelit kasus Burning Sun tidak berlaku selamanya. Jika kelak mereka terbukti tak bersalah atau telah menghabiskan waktu yang cukup untuk refleksi diri, sidang komite lain akan diadakan untuk membahas pencekalan tersebut.


Joon Young ditahan pada Maret lalu karena merekam dan mengedarkan video mesum tanpa seizin pasangannya, sementara Jong Hoon dituduh melakukan pelecehan seksual dengan merekam video seksual secara sepihak. Eddy Kim dan Roy Kim juga menghadapi permasalahan setelah diduga mengambil foto-foto tanpa izin.

Di atas itu semua, Seungri mendapat masalah paling banyak, termasuk prostitusi, pelanggaran hukum sanitasi makanan, penyebaran rekaman ilegal sampai penggelapan. Saat ini, kasusnya masih terus berjalan.

Dalam skandal Burning Sun yang melibatkan sejumlah tokoh kenamaan Korea Selatan, sedikitnya 103 orang menjadi tersangka. Publik pun sempat melontarkan kritik kepada pihak kepolisian yang dinilai lambat menangani masalah ini.

"Jika itu memang membutuhkan waktu, kami akan terus memberikan laporan berkala tentang kemajuan penyelidikan untuk menunjukkan bahwa kami sedang melakukan penyelidikan yang adil dan transparan," kata Komisaris Polisi Won Kyung Hwan.

[Gambas:Video CNN] (rea)