'Game of Thrones' dari Mulut Donald Trump sampai Jokowi

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 14/04/2019 12:47 WIB
'Game of Thrones' dari Mulut Donald Trump sampai Jokowi Donald Trump pernah berkicau tentang 'Game of Thrones.' (REUTERS/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Serial televisi Game of Thrones ternyata juga menarik kepala negara dunia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Indonesia Joko Widodo dua di antaranya.

Trump pernah menyinggung Game of Thrones pada akhir tahun lalu.

Awal November, Trump menguggah foto dengan tulisan 'Sanctions Are Coming November 5' dalam akun Twitter @realDonaldTrump. Tidak ada penjelasan rinci soal itu, namun jelas sekali tulisan itu ia kutip dari slogan Game of Thrones, 'Winter is Coming' yang dimodifikasi.



Terlebih Trump menggunakan fon yang sama dengan yang digunakan dalam Game of Thrones.

Aktris Maisie Williams yang berperan sebagai Arya Stark seperti geram dengan kicauan Trump. Ia membalasnya dengan berkata, "Not today." Sophie Turner yang berperan sebagai Sansa Strak juga membalas dengan "Ew," respons seperti jika jijik akan sesuatu.

Bahkan kanal televisi berbayar HBO yang menayangkan Game of Thrones merespons cuitan Trump, meski tak menyebut namanya maupun konteksnya dengan jelas. Mereka hanya berkicau, "Bagaimana Anda mengatakan penyalahgunaan hak paten dalam Dothraki?"









Dothraki merupakan salah satu suku dalam semesta Game of Thrones yang berasal dari Essos, benua di sebelah Timur Westeros. Mereka dikenal sebagai suku yang pandai mengendarai kuda, sadis, jago berkelahi dan pemberani. Suku itu punya bahasa sendiri.

HBO seakan menyindir penyalahgunaan fon Game of Thrones yang dilakukan Trump.

Namun Trump seperti tidak peduli dan justru ketagihan mengutip Game of Thrones. Beberapa waktu lalu, ia menggunggah foto wajahnya dengan tulisan 'The Wall Is Coming.'

[Gambas:Instagram]

Lagi-lagi Trump tidak memberi penjelasan soal foto itu. Namun tampaknya unggahan itu berkaitan dengan pembangunan tembok di perbatasan Meksiko.

Berbeda dengan Trump, Jokowi mengutip 'Winter Is Coming' sebagai analogi kondisi ekonomi global saat ini. Mantan Wali Kota Solo ini bicara mengutip 'Winter is Coming' saat pidato pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) di Bali pada Oktober lalu.

"Dengan berbagai masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa: Winter Is Coming," kata Jokowi.


Secara garis besar Game of Thrones bercerita tentang perebutan takhta dalam benua bernama Westeros yang terbagi tujuh wilayah di bawah kepemimpinan satu kerajaan besar.

Musim salju bukanlah musim yang membahagiakan dalam serial yang diadaptasi dari buku George RR Martin itu. Kurun waktunya tidak jelas dan sulit diprediksi, bahkan bisa berlangsung sampai sembilan tahun. Banyak yang mati karena kekurangan makanan saat itu.

Belum lagi, musim salju membawa wights (zombi dalam Game of Thrones) beserta White Walker dan Night King. Manusia bisa sangat langka, atau bahkan habis, bila semua berubah menjadi wights. Itu menjadi inti cerita musim ketujuh dan berlanjut ke musim delapan pekan depan.


Namun selama tayang tujuh musim, masing-masing kerajaan di Westeros justru angkat senjata dan saling perang untuk menguasai The Iron Throne. Segala intrik politik dilakukan.

Mereka justru mengacuhkan ancaman dari wilayah paling Utara atau Beyond The Wall, yang berupa musim salju berkepanjangan, whigts, White Walker dan Night King. Manusia yang disentuh White Walker atau Night King akan berubah menjadi wights. Bila kerajaan tidak bersatu maka Night King akan menang dan tak akan ada manusia lagi di Westeros.

Kisah itulah yang dijelaskan oleh Jokowi. Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan sejumlah kepala negara sibuk mendorong ekonomi negara masing-masing, namun tak diiringi dengan koordinasi antara negara. Hasilnya, harga minyak mentah dunia yang terus meroket dan mata uang berbagai negara yang keok terhadap dolar AS.



Pidato Jokowi itu pun mendapat respons HBO. Namun kali ini mereka tak menyindir seperti yang dilakukan pada Trump, melainkan justru mengunggah foto Jokowi yang sudah diedit mengenakan pakaian Ned Stark, mantan pemimpin House Stark.

Foto itu disertai kalimat, "Bersiaplah, musim dingin akan datang" yang merupakan terjemahan dari "winter is coming" yang jadi slogan Game of Thrones musim delapan.

"Yeah, kami juga tak sabar menanti musim 8, Pak Presiden," kata HBO melalui akun twitter @HBOAsia. (adp/rsa)