'Game of Thrones' Serial Terbanyak Dibajak selama 6 Tahun

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 14/04/2019 09:42 WIB
'Game of Thrones' Serial Terbanyak Dibajak selama 6 Tahun 'Game of Thrones' adalah serial paling banyak dibajak. (Ilustrasi/REUTERS/Kacper Pempel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Game of Thrones bukan hanya pernah membawa pulang banyak Piala Emmy Awards. Tayangan yang kini memasuki musim kedelapan itu juga menjadi serial televisi yang paling banyak dibajak versi TorrentFreak. Ia bahkan sudah mengantongi predikat itu sejak 2012.

Tercatat, Game of Thrones musim kelima yang tayang pada 2015 diunduh secara ilegal sebanyak 14,4 juta kali. Jumlah pengunduhan ilegal meningkat drastis pada musim ketujuh yang tayang pada 2017. Serial yang diadaptasi dari seri novel A Song of Ice and Fire karya George RR Martin ini diunduh secara ilegal sebanyak 1,03 miliar kali.

Angka itu didapat dari MUSO, perusahaan yang memonitor pembajakan.



Dari angka itu, bisa ditarik kesimpulan kasar bahwa setiap episode musim ketujuh Game of Thrones diunduh secara ilegal sebanyak 140 juta kali. Jumlah tersebut justru lebih banyak dibanding yang menonton secara legal. Menurut laporan HBO saat itu, setiap musim Game of Thrones rata-rata ditonton 32 juta orang melalui saluran televisi berbayar itu.

Kemungkinan besar Game of Thrones musim ketujuh diunduh secara ilegal sebanyak lebih dari 1 miliar kali karena menyajikan cerita mengejutkan, yakni asal usul identitas Jon Snow.

Banyaknya pengunduh ilegal Game of Thrones musim ini juga kemungkinan dipengaruhi oleh guncangan peretas terhadap HBO. Ada pihak yang mengklaim memiliki 1,5 terabyte data yang didapat dari HBO dan mengancam akan membocorkan bila tidak diberi uang tebusan.


Sejumlah episode musim ketujuh pun sudah beredar di situs streaming ilegal walau belum tayang resmi di HBO. Kasus peretasan itu sempat terungkap di India, yang berujung pada penangkapan empat orang dari perusahaan yang berurusan dengan distribusi Game of Thrones.

Mereka membocorkan episode empat dari serial yang dibintangi Kit Harington itu.

Selain itu, alasan lain mengapa Game of Thrones menjadi serial terbanyak dibajak selama enam tahun berturut-turut juga karena serial itu hanya tayang pada kanal televisi berbayar, HBO. Penggemar Game of Thrones yang tidak langganan jelas tidak bisa menyaksikannya. Akhirnya mereka mengunjungi situs streaming ilegal atau mengunduh ilegal.


Aladan kedua, Game of Thrones hanya tayang di jam tertentu. Di Amerika Serikat memang Game of Thrones tayang setiap Minggu pukul 8 malam, yang merupakan hari libur. Tapi tentu saja waktu tayang itu berbeda dengan negara lain. Di Indonesia misalnya, Game of Thrones tayang setiap pada pukul 8 pagi, di hari Senin. Itu waktu di mana mayoritas orang berangkat kerja atau sekolah. Mereka yang kelewatan pasti akan mencari cara untuk menonton.

Sebenarnya, 12 jam setelahnya HBO akan menayangkan kembali eipsode yang sama. Di Indonesia tayangan ulang episode akan mengudara pukul 20:00 WIB. Tapi waktu tersebut belum tentu cocok dengan penggemar di Indonesia, apalagi di Jakarta yang penuh kemacetan.

HBO juga sebenarnya menyediakan fitur berbayar HBO On Demand, di mana penggemar bisa menonton Game of Thrones kapan saja. Namun tidak semua orang yang berlangganan HBO juga berlangganan HBO On Demand, yang jelas membutuhkan biaya lebih.

Pada akhirnya mereka berlabuh ke situs streaming atau unduh ilegal.

Selain menang Piala Emmy Awards, 'Game of Thrones' juga jadi serial yang paling banyak dibajak.Selain menang Piala Emmy Awards, 'Game of Thrones' juga jadi serial yang paling banyak dibajak. (REUTERS/Mike Blake)
(adp/rsa)