Ed Sheeran dan One OK Rock, dari Tur Konser ke Studio Rekaman

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 20:00 WIB
Ed Sheeran dan One OK Rock, dari Tur Konser ke Studio Rekaman One OK Rock menggandeng Ed Sheeran ke studio rekaman. (Screenshot via Twitter/@ONEOKROCK_japan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam tur konser di Asia, Ed Sheeran boleh menggandeng band One OK Rock. Namun di studio musik, giliran One OK Rock yang menggandeng Sheeran untuk berkolaborasi.

Band asal Tokyo itu telah bersama Ed Sheeran selama satu bulan terakhir, menjadi pembuka konser 'Divide World Tour 2019' di Asia yang akan diakhiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (3/5) mendatang.

Usai tampil di Bangkok pada akhir pekan lalu, kedua musisi ini masuk ke studio rekaman. Dilaporkan itu akan membuahkan sebuah kolaborasi di masa depan. Momen tersebut sempat diabadikan oleh pentolan One OK Rock Taka dan dibagikan lewat Instagram.



"Kami ada di sebuah sesi studio bersama Ed di Thailand! Dan itu merupakan waktu yang luar biasa!! Dia benar-benar penuh bakat," tulisnya dalam keterangan.

One OK Rock mendampingi Ed Sheeran tur ke Taiwan, Tokyo, Kuala Lumpur, Hong Kong, Seoul, Osaka, serta Bangkok sejak awal April lalu dan bakal menutupnya di Jakarta pada 3 Mei.

Usai dari Asia, Sheeran sendiri akan melanjutkan turnya ke sejumlah kota di benua Eropa hingga Agustus 2019.

[Gambas:Instagram]

Sebelum bergabung dengan tur sang pelantun Shape of You, One OK Rock pernah mendampingi tur Hoobastank pada 2014 dan sempat dijadwalkan mendampingi tur Linkin Park pada 2017 tetapi dibatalkan karena kabar kematian sang vokalis, Chester Bennington.

Sejak dibentuk pada 2005, One OK Rock melesat menjadi salah satu band rock Jepang paling populer. Mereka telah tercatat sebagai penampil utama dalam Nippon Nudokan Live 2010, Yokohaama Stadium Live 2014, juga menjadi Artis Pendatang Baru Terbaik versi majalah musik AS Alternative Press Music Awards.

Selama 14 tahun berkarier, One OK Rock telah merilis sembilan buah album termasuk Zeitakubyō (2007), Beam of Light (2008), Kanjō Effect (2008), Niche Syndrome (2010), Zankyo Reference (2011), Jinsei×Boku= (2013), 35xxxv (2015), Ambitions (2017), serta Eye of the Storm (2019). (agn/rsa)