Lima Video Musik Lokal Pilihan Pekan Ini

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 17:23 WIB
Lima Video Musik Lokal Pilihan Pekan Ini Pee Wee Gaskins masih mencoba membuat pop punk berjaya lagi lewat 'Amuk Redam'. (ANTARA FOTO/Teresia May)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang bulan suci Ramadhan di awal Mei 2019, redaksi CNNIndonesia.com mendaftar lima video musik yang tak hanya menambah wawasan, namun juga bakal menemani tengah minggu yang 'santai' ini.

Semua video datang dari dalam negeri, kelimanya juga memiliki genre berbeda. Ada nama lama, ada juga yang barangkali baru Anda dengar di kesempatan ini. Apapun itu, selamat menikmati.


Pee Wee Gaskin - Amuk Redam


Unit pengusung pop punk Jakarta ini menghadirkan karya terbaru dalam 'Amuk Redam'. Ketika sebagian personelnya sudah menikah, mereka ternyata masih bersenang-senang di alunan yang sama seperti 10 tahun lalu.

Nama Erix Soekamti dari Endank Soekamti hadir di kredit lagu terbaru PWG ini. 'Amuk Redam' menjadi single setelah 'Lonely Boys, Lonely Girls' dan album mini 'Salute to 90s' yang edar pada 2018 lalu. Liriknya yang gagah berani masih mudah dihafal. Sepertinya PWG serius dengan niat mereka mengembalikan kejayaan pop punk.

[Gambas:Youtube]

Laze & A. Nayaka - No Handouts

Laze datang menawarkan kolaborasi terbaru dengan rekannya A. Nayaka dalam lagu 'No Handouts'. Dua sekawan ini berkomplot dengan produser Dipha Barus untuk menyuarakan keberanian berdiri di kaki sendiri.

Lagu dibuka oleh Laze dengan lirik yang mengesankan. Menyajikan visual dengan tone warna gelap, No Handouts punya nada dan reff yang bakal merasuk di kepala.

[Gambas:Youtube]


NIKI - Lowkey

Gadis asal Jakarta yang kini bernaung di bawah label 88Rising yang berbasis di New York, NIKI, hadir dengan visual mencolok mata. Sepenuhnya berwarna kuning dan biru, NIKI justru terlihat eksotis dalam video ini.

Menghangatkan skena RnB, ia menyajikan Lowkey yang modern, bercerita tentang kemesraan sesaat dengan reff ringan dan vokal manis.

[Gambas:Youtube]

LAIR - Nalar

LAIR adalah grup yang datang dari Jatiwangi, bagian dari provinsi Jawa Barat. Mereka melahirkan Nalar lantaran mendapat inspirasi dari keramaian politik yang menggurita ke berbagai hal lain seperti perpecahan antar-teman karena perbedaan pendapat.

Nalar sekaligus disebut akan menjadi single pertama dari album debut LAIR. Melalui lagu ini, mereka berpesan agar tak kehilangan nalar dalam menjalani kehidupan. "Sing eling!" kata LAIR tentang lagu yang memiliki visual sederhana namun pas sasaran ini.

[Gambas:Youtube]


Endank Soekamti - Mimpi

Trio pop punk asal Jogja, Endank Soekamti memilih menyuarakan perkara sosial dalam cara mereka sendiri melalui 'Mimpi'. Ringan dan cenderung konyol, lagu ini mengajak anak muda untuk berani bermimpi dan berusaha.

Visualnya, seperti yang dicantumkan di awal video, adalah animasi stop-motion yang dibuat oleh anak-anak pesisir Papua dari salah satu program sosial Endank Soekamti. Di dalamnya pun Soekamti menghadirkan keindahan asli alam Papua, lengkap dengan bocah-bocah yang terlihat tekun menyimak apapun yang diajarkan.

[Gambas:Youtube] (rea)