Mencari arsip soal musik era 1950-an di Indonesia memang sulit.
Yosua Simanjuntak sang gitaris berkata, mengenali musik era 1950-an paling mudah dengan mencermati notasi musiknya. Notasi musik rata-rata melodius dan kompleks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinyal positif pendengar musik Indonesia untuk Deredia tak lepas dari strategi 'injeksi' lagu daerah. Raynhard Lewis Pasaribu yang menggawangi piano menuturkan, Deredia mengambil lagu daerah Rasa Sayange yang dibawakan dengan gaya khas 1950-an. Ternyata ini berhasil.
Tak hanya anak-anak, orang tua juga ikut menyanyi bersama mereka.
Dengan konsep musik itu, Deredia yang dibentuk pada 2014 menelurkan Bunga & Miles.
Belakangan, mereka juga disibukkan album baru. Deredia menyampaikan, sebenarnya album itu sudah siap sejak tahun lalu. Namun mereka merasa belum ada waktu yang pas untuk perilisan.
Momen Pemilu 2019 yang dilanjutkan puasa dan Lebaran membuat album terus tertunda.
"Karena kalau rilis tapi enggak bisa bawain di panggung kan enggak enak, ya sudah tunggu bulan puasa," ujar Yosua. "Setelah Lebaran nih, nantikan dan doakan," tutup Louise. (els/rsa)