Taylor Swift Rilis Piringan Hitam Single 'ME!'

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 19:08 WIB
Taylor Swift Rilis Piringan Hitam Single 'ME!' Taylor Swift belakangan ini sibuk membuat penggemarnya heboh dengan single terbaru 'ME!'. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Taylor Swift benar-benar tahu cara memanjakan penggemarnya. Ia merilis piringan hitam 7 inci untuk single terbaru bertajuk 'ME!', di mana ia berkolaborasi dengan vokalis Panic At The Disco, Brendon Urie.

Istimewanya, piringan hitam ini hanya tersedia sampai Kamis (2/5). Sampul kemasan dibuat tiga versi, salah satunya menampilkan Swift dan Urie dalam kostum, pose dan nuansa persis seperti video musik 'ME!'. Di versi lain, Swift terlihat menopang dagu dengan tangannya, berdiri di bawah bintang warna-warni yang membentuk pelangi dengan hiasan ekstra besar di leher, dan sampul terakhir berwarna pastel, dengan judul lagu bermotif bunga tercantum besar-besar, tanpa foto.

Dilansir dari Billboard, dihadirkan pula piringan hitam 12 inci dengan dua varian sampul. Yang pertama, foto Swift dengan busana kasual berupa jaket jeans dan atasan pendek seperti tengah menari, dan yang kedua dibuat serupa seperti sampul piringan hitam 7 inci. Tak lupa, pilihan single dalam bentuk cakram padat juga disediakan. Warna-warna pastel merah muda dan biru menjadi pilihan utama.





Swift juga menyempatkan diri berterima kasih secara pribadi kepada penggemar yang menghadiahkan "ME!" kepada sahabat atau rekan dan mengunggah foto mereka di Twitter, menunjukkan tanda terima virtual dengan tagar #fromMEtoYou.








Swift dan kolaboratornya, Urie, tampil bersama untuk pertama kalinya di panggung Billboard Music Awards 2019 pada Rabu (1/5) waktu setempat dan membawakan lagu 'ME!'.

Sebelum ini, cukup lama Swift memberi petunjuk demi petunjuk, membuat Swifties tenggelam dalam berbagai teori. Ketika single tersebut akhirnya beredar tanpa peringatan, Swifties yang telah menanti karya terbaru sang idola segera membanjiri YouTube, membuat video musik 'ME!' menjadi video terlaris dalam 24 jam pertama dengan 65,2 juta penonton pada 26 April.

[Gambas:Video CNN] (rea)