Jelang Episode Terakhir Game of Thrones

AFP, CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 03:32 WIB
Jelang Episode Terakhir Game of Thrones Game of Thrones. (Dok. HBO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah delapan tahun membungkus cerita kesatria, kematian dan naga dengan epik, Game of Thrones berada di penghujung cerita. Para penggemar Game of Thrones sedang bersiap dengan 79 menit terakhir serial ini.

Kisah keluarga bangsawan yang 'berlumuran darah' ini berlomba untuk menduduki Iron Throne. Episode pamungkas ini akan mengungkap siapa yang akhirnya berhasil menduduki tahta tertinggi di Westeros.

Sutradara episode ke-73 GoT Dan Weiss berharap orang banyak dapat menyukai episode terakhir serial ini.


"Kami ingin orang-orang menyukainya. Itu sangat berarti bagi kami. Kami telah menghabiskan 11 tahun melakukan ini," ungkapnya kepada Entertainment Weekly.


GoT menjadi salah satu seri primetime paling gelap dan paling kontroversial yang pernah dibuat. Serial ini telah menjadi sasaran kritik selama bertahun-tahun karena adegan kekerasan yang tidak masuk akal dan adegan pemerkosaan berulang kali sebagai alat dramatis.

Para penulis naskah telah membuat adegan yang membinasakan wanita, membunuh anak-anak, dan 'membunuh' karakter mereka dengan ditikam, dikuliti, diracun, dipenggal kepalanya, dibakar hidup-hidup, dicungkil mata dan dihancurkan habis.

Namun, tema dewasa yang khas dengan kekerasan ini tidak menghalangi penggemar, maupun industri film itu sendiri untuk memberikan penghargaan. Serial GoT telah menjadi seri yang paling banyak mendapatkan penghargaan dalam sejarah, dengan mengantongi 47 Emmy Awards.


Ditayangkan di 170 negara dengan "Winter is Coming', serial ini pun dinilai menjadi salah satu serial paling mahal yakni dengan anggaran sebesar US$15 juta per episode pada putaran terakhir.

Pada musim ketujuh episode final, serial ini memecahkan rekor Amerika Serikat sepanjang masa untuk TV kabel premium dengan 16,5 juta orang menonton siaran langsung atau streaming pada hari transmisi dan 15 juta lainnya menyetel nanti.

Game of Thrones musim keenam menjadi yang pertama bergerak berbeda dari materi sumber utama mereka yakni novel George R.R. Martin "A Song of Ice and Fire". Serial ini mulai 'mengukir' jalannya sendiri.

Salah satu adegan yang kontroversial dan menuai banyak kritik adalah kegilaan pembunuhan massal oleh Emilia Clarke yang memerankan Daenerys Targaryen.

Banyaknya orang yang mengkritik musim terakhir serial ini sampai pada petisi Change.org yang disebut "Remake Game of Thrones Musim 8 dengan penulis yang kompeten".

Petisi ini telah melewati satu juta tanda tangan dengan lebih dari 24 jam hingga akhir hari Minggu.


Dengan asumsi tidak ada yang bisa dilakukan lagi, misteri terbesar yang hingga kini belum terjawab adalah siapa yang akan duduk di Iron Throne dan memerintah Westeros ketika Game of Thrones berakhir.

Dalam menghalau mengusir peretas dan perompak dari aroma, Benioff dan Weiss memiliki akhir dalam beberapa versi, sebagai sebuah taktik yang sudah digunakan untuk "The Sopranos" dan "Breaking Bad."

Final Game of Thrones akan ditayangkan perdana di HBO pada pukul 21.00 di AS. Sedangkan di Indonesia sendiri akan tayang pada pukul 08.00 WIB. (age)