Karya Baru Banksy 'Berlayar' sampai Venesia

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 13:29 WIB
Karya Baru Banksy 'Berlayar' sampai Venesia Salah satu lukisan Banksy yang terkenal. (REUTERS/Luke MacGregor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banksy kembali muncul. Sebuah mural yang diduga kuat merupakan karya dari seniman misterius itu terlihat di dinding di samping salah satu kanal di Venesia.

Lagi-lagi muralnya menyuarakan imigran. Kali ini ia menggambarkan seorang anak imigran yang meminta tolong. Gaya muralnya persis seperti karya-karya Banksy yang lain.

Diduga kali ini sang seniman sendiri yang melukisnya. Apalagi di akun Instagram resminya, Banksy memperlihatkan dirinya memang sedang berada di Venesia.



Mengutip AFP, di akun itu ia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan dirinya sedang memasang papan lukis di tengah Saint Mark's Square. Ada setidaknya sembilan lukisan minyak di atas kanvas yang terpasang di papan lukis itu. Jika disatukan, lukisan itu menggambarkan kapal pesiar nan besar dan dikeliling gondola di kanal-kanal Venesia.

Karya itu diberinya nama 'Venice in Oil.' Diduga itu menggambarkan keramaian wisatawan yang mulai membahayakan Venesia.

Di akhir video, seniman yang identitasnya tak pernah terungkap itu terlihat harus mengemasi karya-karyanya dan pindah karena diusir polisi. Dalam video itu, Banksy terlihat menyembunyikan wajahnya di bawah topi, jubah dan bahkan kertas koran.

[Gambas:Instagram]

"Menyetel karya-karya saya di Venice Biennale. Meski itu disebut sebagai kegiatan seni terbesar dan paling prestisius di dunia, entah kenapa saya tidak pernah diundang," begitu ia menulis di Instagram-nya.

Venice Biennale merupakan kegiatan seni internasional yang dibuka bulan ini. Indonesia termasuk salah satu negara yang memasang karya-karya senimannya di paviliun.

Banksy termasuk seniman yang dikenal secara internasional, karya-karyanya bahkan laku hingga jutaan dolar. Namun ternyata ia tak terlalu berpengaruh. "Tidak ada seorang pun yang mendengarkan saya sampai tidak tahu siapa saya," katanya secara ironi.
Bisa jadi itu karena dirinya yang selalu menyembunyikan identitasnya. (rsa)