Usung Keragaman, Festival Jazz Gunung Hadirkan Didi Kempot

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 20:41 WIB
Usung Keragaman, Festival Jazz Gunung Hadirkan Didi Kempot Festival Jazz Gunung 2019 diselenggarakan di dua lokasi berbeda, masing-masing pada bulan Juli dan September. (Foto: CNNIndonesia/Tara Imann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun ini, festival musik Jazz Gunung 2019 diadakan di dua tempat, yaitu Gunung Bromo dan Gunung Ijen di Jawa Timur. Kedua acara tersebut akan berlangsung pada 26-27 Juli 2019 untuk lokasi Bromo dan 21 September untuk lokasi Ijen.

Festival jazz besutan Djaduk Ferianto, Butet Kertaradjasa, dan Sigit Pramono mendatang mengangkat tema 'Jazz Gunung 2019: Jazz Bersaksi untuk Ibu Pertiwi'.


"Jazz Gunung lahir untuk merajut keberagaman. Melalui jazz, semoga kita bisa merajut kembali keberagaman yang sempat terkoyak," ujar Sigit dalam konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (19/6).


Menurut Djaduk, festival kali ini akan memuat genre jazz yang lebih beragam dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu mereka menyiapkan kejutan spesial, yaitu hadirnya musisi Didi Kempot.

Tak hanya musisi dalam negeri, Festival Jazz Gunung Bromo juga dipanaskan oleh sejumlah musisi luar negeri seperti kuartet jazz asal Perancis, Voyager 4, dan grup acid-jazz asal Belanda, Tristan. Nama-nama pengisi acara lain meliputi Ring of Fire Projects, Candra Darusman Projects, Sierra Soetedjo, Tompi, Idang Rasjidi, Mus Mujiono, Gugun Blues Shelter, Yuri Mahatma Quartet, Debu, Geliga dan Nita Aartsen Kwartet berkolaborasi dengan Rene Calvin, Antonio Marcos dan Pablo Calzado. Festival ini memilih lokasi di Amfiteater Bromo, Jiwa Jawa Resort, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur.

Sementara untuk Festival Jazz Gunung Ijen yang diadakan di Amfiteater Taman Gandrung Terakota, Jiwa Jawa Resort Ijen, Licin, Banyuwangi, musisi Tompi, Yura Yunita, Parkdrive, dan beberapa nama lain siap untuk menghangatkan suasana.


Jazz Gunung Bromo telah membuka penjualan tiket dengan harga bervariasi, baik untuk harian maupun terusan. Harga dibanderol mulai dari Rp450 ribu hingga Rp1,250 juta, dan Rp800 ribu sampai Rp2 juta untuk calon penonton yang ingin menyaksikan semua penampil selama dua hari berturut-turut.

Harga berbeda diterapkan di Jazz Gunung Ijen yang hanya berlangsung selama satu hari. Tiket reguler bisa didapat dengan harga Rp500 ribu, dan Rp800 ribu untuk kelas premium.

[Gambas:Video CNN] (taj/rea)