Melansir Soompi, solois Jung Joon-young menjalani persidangan terkait pengambilan gambar porno serta menyebarkannya secara ilegal. Perbuatan tersebut sudah diakuinya sejak pemeriksaan di kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya meminta maaf kepada korban. Namun, beberapa hal terkait tuduhan keliru. Saya ingin menjelaskan bahwa saya menjadi korban tuduhan palsu di persidangan," katanya.
"Aktivitas seksual terjadi atas dasar suka sama suka. Korban juga bukan dalam keadaan tidak sadar atau tidak bisa menolak. Pembicaraan KakaoTalk bukan bukti yang sah karena didapat secara ilegal," kata kuasa hukum Jung Joon-young.
Penolakan serupa pun disampaikan Choi Jong-hoon. "Saya meminta maaf karena memicu skandal. Tapi saya tidak pernah memaksa, memerkosa, atau melakukan aktivitas seksual yang semena-mena dengan korban. Saya tidak pernah merencanakan hal itu," tuturnya.
"Berdasarkan ingatan Choi Jong-hoon, tidak ada hubungan seksual. Terdapat perbedaan dengan keterangan Jung Joon-young. Apabila terjadi aktivitas seksual, itu tidak terjadi saat korban tak bisa menolak," ucap perwakilan hukum Choi Jong-hoon.
Perkara ini bermula ketika pembicaraan Jung Joon-young, Choi Jong-hoon, Tuan Kim beserta beberapa orang lainnya terkuak ke media sosial. Dalam grup obrolan itu mereka menceritakan aktivitas seksual masing-masing serta mengirimkan video serta foto perempuan yang menjadi pasangan mereka saat itu dan beberapa di antaranya terlihat dalam kondisi tak sadar.
Persidangan akan dilanjutkan pada 19 Agustus secara tertutup. Hal itu dikarenakan majelis turut mengundang para korban dan akan dimintai keterangan sebagai saksi.
[Gambas:Video CNN] (chri/rea)