Review Album

DAY6 Ajak Cintai Diri dalam 'The Book of Us: Gravity'

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 22/07/2019 09:34 WIB
DAY6 Ajak Cintai Diri dalam 'The Book of Us: Gravity' Album DAY6 'The Book of Us: Gravity' yang dirilis pada 15 Juli ini berisikan enam lagu yang cocok didengar saat musim panas. (Dok. JYP Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grup band Korea Selatan DAY6 menempati posisi puncak peringkat album iTunes di 11 negara seperti Hong Kong, Malaysia, dan Singapura setelah merilis mini album terbaru The Book of Us: Gravity.

Album yang dirilis pada 15 Juli ini berisikan enam lagu yang cocok didengar saat musim panas.

Bassist Young K selaku penulis seluruh lagu di album mengatakan The Book of Us: Gravity menceritakan tentang hubungan manusia dengan orang lain, serta diri sendiri.


Hal itu terlihat di lagu pertama, For Me. Lembutnya suara sang leader Sungjin dan gebukan drum Dowoon di awal lagu mengantarkan pendengar pada perjalanan melihat diri sendiri, mengenali serta mengajak untuk mencintai diri sendiri.

"Untuk memulai hubungan yang sehat dengan orang lain, kamu harus mengenal dirimu sendiri terlebih dahulu," kata Young K.

Permainan jemari Wonpil di atas tuts keyboard menjadi pembuka yang indah di Time of Our Life. Lagu ini merupakan title track bagi mini album kelima grup band buatan JYP Entertainment tersebut.

Bagian intro yang mengingatkan pada anime Jepang sudah menandakan lagu ini akan luar biasa. Dan benar, drum Dowoon sangat memompa semangat untuk menjalani hari.

Time of Our Life menceritakan kisah seseorang yang tak sabar untuk menjalani serta menikmati masa muda dan membuat kenangan-kenangan baru.

"Come on out and have fun. Want us to have time of our life," ajak Jae dalam interlude.

[Gambas:Youtube]

Berikutnya, ada How To Love yang mengisahkan keinginan mengenal cinta yang selama ini dikatakan manis, membuat dunia lebih indah hingga ingin menghentikan waktu. Iringan musik yang upbeat dan ringan ini membungkus lirik kesedihan orang yang tak pernah merasakan cinta.

Lagu itu kemudian diikuti dengan Wanna Go Back, tentang seseorang yang harus siap menghadapi kenyataan hidup orang dewasa.

Keinginan kembali ke masa lalu saat tak perlu mengkhawatirkan banyak hal tergambar di lagu ini. Di sini, sang drummer Dowoon ikut menyanyi. Suara beratnya yang diiringi petikan gitar akan membuat Anda tersenyum mengingat masa kecil.


Tak sering mendengar anggota termuda DAY6 ini bernyanyi. Namun dari setiap album dan comeback, porsi Dowoon terdengar semakin bertambah.

Meski The Book of Us: Gravity bertemakan musim panas, DAY6 tak lupa menyelipkan lagu ballad yang asyik didengar di malam hari. Cover menjadi lagu kelima, soft rock ballad yang menampilkan kerapuhan.

Hubungan baik dan rasa percaya DAY6 kepada MYDAY, sebutan untuk penggemar, sangat terlihat dalam lagu yang ditulis Young K bersama Sungjin ini. Mereka memilih jujur menunjukkan ketakutan akan kehancuran dan tak ragu memberi tahu kelemahan masing-masing.

Mini album ini ditutup dengan Best Part yang lagunya sesuai dengan judul tersebut. Petikan gitar dan tabuhan drum di awal membuat pendengar mengira ia adalah lagu balada. Namun, DAY6 justru mengubahnya menjadi lagu energik yang mengajak melepaskan semua beban.

DAY6 dalam The Book of Us: Gravity sepenuhnya mendukung pendengar untuk menerima diri sendiri. Mereka juga akan membuat Anda merasa tak sendiri menjalani lika-liku kehidupan. (rea)