Jay-Z Kerja Sama Bareng NFL Garap Super Bowl Halftime Show

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 11:36 WIB
Jay-Z Kerja Sama Bareng NFL Garap Super Bowl Halftime Show Setelah sempat mengomel tentang rasisme yang melanda NFL, kini Jay-Z disebut akan ambil andil dalam Super Bowl Halftime Show mendatang. (AFP PHOTO / ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyelenggara Liga Sepakbola Amerika (NFL) mulai bersiap menggelar Super Bowl Halftime Show yang jatuh pada Februari mendatang. Mereka baru saja bekerja sama dengan perusahaan hiburan bernama Roc Nation yang didirikan oleh Jay-Z.

Melansir The New York Times, Jay-Z dan Roc Nation akan berperan sebagai konsultan bagian hiburan termasuk Super Bowl Halftime Show. Mereka juga akan berkontribusi dalam kampanye aktivis yang digagas NFL.

"NFL memiliki platform besar yang hebat, dan harus bersifat inklusi. Mereka bersedia melakukan beberapa hal, untuk perubahan, yang dapat kita lakukan dengan baik," kata Jay-Z.


Melansir Aceshowbiz, kerja sama ini mungkin akan membuat sejumlah pihak bingung. Pasalnya Jay-Z merupakan salah satu musisi yang ikut mengkritik Super Bowl 2019. Kejadian itu bermula setelah eks pemain NFL dari tim San Fransisco 49ers, Colin Kaepernick, berlutut kala lagu kebangsaan Amerika Serikat The Star-Spangled Banner berkumandang.

Aksi Kaepernick itu adalah bentuk protes pribadinya terkait kebrutalan polisi dan isu rasial dua tahun lalu. Penyanyi kelas kakap seperti Rihanna, Pink, dan Cardi B telah menolak untuk mengisi pertunjukan jeda paruh pertama laga New England Patriots dan Los Angeles yang digelar Minggu (3/2) silam.

Penyelenggara NFL mengikat kontrak dengan band Maroon 5 untuk mengisi Super Bowl 2019 Halftime Show. Namun, saat kabar band yang digawangi Adam Levine tersebut beredar, muncul petisi yang mengajak Maroon 5 menolak tampil di Super Bowl 2019 Halftime Show.

Colin Kaepernick (tengah) kala melakukan aksi sensasional pada 2016, menyebabkan goncangan besar di NFL yang menarik perhatian Donald Trump. (Kirby Lee-USA TODAY Sports/File Photo)
Setelah Maroon 5 menerima tawaran NFL, dua rapper kulit hitam yakni Travis Scott dan Big Boi juga diberitakan akan mengisi acara yang sama. Hal itu dianggap sebagai cara NFL untuk meredakan kemarahan, tidak hanya terkait kasus Kaepernick tetapi juga isu rasial mengingat selama ini pengisi acara tersebut adalah artis atau musisi kulit putih yang berasal dari California.

Saat itu, Jay-Z turut mendukung aksi Kaepernick lewat penolakan permintaan manggung di Super Bowl 2017. Ia yang sempat merilis lagu khusus tentang penolakan penyelenggaraan pada 2018 silam itu pun disebutkan telah mencoba membujuk Scott agar membatalkan kerja sama dengan NFL.

Aktivis hak-hak warga sipil Al Sharpton juga menegur artis yang tetap bekerja sama dengan NFL. Sharpton mengatakan 'Anda tidak bisa membantu orang memasarkan sesuatu kemudian berbalik badan dan mengatakan Anda setuju dengan apa yang diprotes oleh orang-orang'.

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)