Abimana hingga Nicholas Saputra Ramaikan Semesta BumiLangit

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 18/08/2019 17:54 WIB
Abimana hingga Nicholas Saputra Ramaikan Semesta BumiLangit Gundala. (Dok. Screenplay Films)
Jakarta, CNN Indonesia -- BumiLangit Studios resmi meluncurkan Jagat Sinema BumiLangit jilid I yang menjadi semesta bagi adaptasi komik yang mengisahkan pahlawan. Dalam peluncuran di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (18/8), diperkenalkan pula sejumlah aktor dan aktris yang bakal bermain dalam semesta BumiLangit lima tahun mendatang.

Gundala yang dimainkan aktor Abimana Aryasatya menjadi jagoan pertama yang mengawali Jagat Sinema BumiLangit. Filmnya bakal diputar di bioskop pada 29 Agustus mendatang.

Sementara aktor Chico Jerikho bakal memerankan Godam. Sejumlah aktor dan aktris lainnya yang bakal bermain yakni Pevita Pearce sebagai Sri Asih, Chelsea Islan sebaga Tira, Tara Basro sebagai Merpati, Asmara Abigail sebagai Desti Nikita, dan Hannah Al Rashid sebagai Camar.
Ada pula Daniel Adnan sebagai Tanto Ginanjar, Kelly Tandiono sebagai Bidadari Mata Elang, Joe Taslim sebagai Mandala, Vanesha Prescilia sebagai Cempaka, Della Dartyan sebagai Nila Umaya, dan Ario Bayu sebagai Gani Zulham.


Dalam cerita Gundala juga ada aktor Bront Palarae sebagai Pengkor dan Lukman Sardi sebagai Ridwan Bahri. Sementara aktris muda Tatjana Saphira akan berperan sebagai Mustika Sang Kolektor, Zara JKT48 sebagai Virgo, Dian Sastrowardoyo sebagai Dewi Api, dan Nicholas Saputra sebagai Aquanus.

Sutradara dan penulis Gundala, Joko Anwar mengatakan, semesta BumiLangit Jilid I merupakan jalinan film berdasarkan komik bertema pahlawan yang mengusung cerita dua era, yaitu era jawara dan era patriot.

Kebanyakan latar cerita film-film di bawah naungan semesta BumiLangit akan menyesuaikan dengan kondisi Indonesia.

"Ceritanya tentu sesuai dengan kondisi di Indonesia dengan topik-topik yang sering dihadapi di Indonesia pula," katanya.

Joko mengatakan, Gundala menjadi gerbang pembuka bagi film-film selanjutnya di semesta BumiLangit. Namun tak seluruhnya dari film-film itu bakal ia garap.
"Nanti ada sutradara lain juga," ucap Joko.

Ia menyebutkan sejumlah film itu yakni Sri Asih, Godam dan Tira, Si Buta dari Gua Hantu, Patriot Taruna, Gundala Putra Petir sebagai lanjutan Gundala, Mandala Golok Setan, dan Patriot. Film kedua dari semesta BumiLangit yang tengah digarap adalah Si Buta Dari Gua Hantu.

Berbeda dengan Gundala yang tergolong adisatria, dalam Jagat Sinema BumiLangit, Si Buta tergolong pendekar berkemampuan ilmu bela diri silat yang lekat dengan sejarah Indonesia. Si Buta Dari Gua Hantu disutradarai dan ditulis oleh Timo Tjahjanto (pris/age)