FOTO: Srimulat Masih Bergeliat

Mohammad Safir Makki, CNN Indonesia | Sabtu, 28/09/2019 16:47 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Srimulat masih ada, setidaknya di Surabaya. Pada 10 Agustus lalu, kelompok warisan Teguh Slamet dan Srimulat ini mentas dan membuat penonton tertawa.

Pada 10 Agustus lalu, Srimulat Surabaya akan kembali mentas yang mengangkat kisah perlawanan terhadap penjajah. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Srimulat Surabaya masih ada meski tak lagi mentas di Taman Hiburan Rakyat (THR) karena sedang ditata ulang. Kini mereka mentas di Balai Pemuda Surabaya. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Para pemain Srimulat Surabaya ini sebagian besar adalah anggota baru. Meski begitu, tak menyiratkan semangat mereka untuk mentas demi nama Srimulat. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Octa adalah salah satu pusat perhatian dari panggung Srimulat Surabaya. Ia mengaku sudah dua tahun terakhir bergabung dengan Srimulat Surabaya. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Sebelum mentas, pengelola Srimulat Surabaya, Eko 'Kucing' memberikan pengarahan terkait jalan cerita yang akan dimainkan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Selayaknya Srimulat di masa lalu, pementasan juga menyertakan aksi musik. Para pengisi pun bersiap-siap manggung sebelum lakon dimulai. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Srimulat Surabaya saat ini masih menggunakan cara lama 'warisan' Teguh Slamet: mentas tanpa naskah dan mengandalkan improvisasi. Tak lupa, mereka juga berdoa sebelum pentas. (CNN Indonesia/Safr Makki)
Para pemain berkumpul di balik panggung, menunggu giliran tampil. Penting bagi para pemain memperhatikan aksi lawan main sebelumnya, untuk bisa beraksi sesuai dengan cerita. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Pentas yang dimainkan Srimulat Surabaya pada 10 Agustus 2019 lalu berlangsung dua jam. Dengan peralatan seadanya dan dari hibah Pemkot Surabaya, mereka tetap semangat. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Aksi Octa (kanan) menjadi Srikandi yang ditugaskan untuk membantu perjuangan Indonesia, dan Titin (kanan) selaku istri yang ditinggalkan suaminya untuk perang kemerdekaan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Cukup banyak penonton yang hadir di Balai Pemuda malam itu. Meskipun tiket tanda masuk gratis, masih terlihat jejeran bangku yang kosong. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Octa (kiri) dan Eko (kanan) memiliki porsi yang cukup dominan dalam pertunjukan malam itu. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Para pemain Srimulat Baru dengan latar belakang beragam ini berdiri di panggung secara bersamaan usai tampil. Para penonton pun berebut untuk berfoto dengan para pemain. (CNN Indonesia/Safir Makki)