Kim Kardashian Dukung 'Likes' Hilang dari Media Sosial

CNN Indonesia | Sabtu, 09/11/2019 00:30 WIB
Kim Kardashian Dukung 'Likes' Hilang dari Media Sosial Kim Kardashian percaya bahwa penghapusan fitur likes pada media sosial Instagram dapat membantu kesehatan mental penggunanya. (AFP PHOTO / ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kim Kardashian percaya bahwa penghapusan fitur likes pada media sosial Instagram dapat membantu kesehatan mental penggunanya.

Turut hadir dalam New York Times' DealBrook Conference, Kim mengungkapkan pemikirannya mengenai percobaan Instagram untuk menyembunyikan fitur likes serta view dari foto dan video yang telah diunggah di Instagram.

"Sejauh kesehatan mental...Saya pikir mengambil [fitur] likes dan menghilangkan aspek tersebut [dari Instagram] akan sangat bermanfaat bagi orang-orang." Ungkap Kim di Apple Room, Lincoln Center, dikutip dari People.


"Saya tahu tim Instagram telah melakukan banyak percakapan dengan orang-orang untuk membuat semua orang menanggapi hal itu dan mereka menanggapinya dengan sangat serius, dan itu membuat saya bahagia," lanjut Kim.

Kebijakan tersebut nantinya hanya akan membuat para pengikut tidak dapat melihat jumlah likes dan view dari unggahan. Namun para pengguna masih dapat mengakses informasi tersebut dari akun mereka.

Meski secara pribadi dirinya tidak mempunyai masalah mental berkaitan dengan fitur likes Instagram, namun ia percaya bahwa dengan menghilangkan fitur tersebut dapat membantu banyak orang yang memiliki masalah tersebut.

"Saya mendapati diri saya sangat kuat secara mental dan saya memiliki orang-orang yang terobsesi dengan komentar, dan saya merasa itu benar-benar tidak sehat," kata ibu empat anak tersebut.

"Saya berjuang dengan harus melangkah keluar dari apa yang saya rasakan dan pikirkan, 'Bagaimana jika salah satu dari anak-anak saya seperti salah satu teman saya yang tidak kuat secara mental dan benar-benar akan terpengaruh oleh komentar?" lanjutnya.

"Itu akan sangat memengaruhi saya" Akunya kemudian.

Selain tentang kemungkinan anak-anaknya sendiri dapat merasakan hal tersebut, Kim juga menceritakan perspektifnya mengenai unggahan Instagram setelah mengalami kasus pencurian pada 2016 lalu.

Kejadian tersebut membuatnya lebih berpikir untuk mengunggah hal-hal secara real-time. Ia mengungkapkan bahwa ketika ia dirampok, para pelaku tersebut tahu setiap gerakannya, apa saja yang ia miliki, lokasi ia berada, bahkan hal yang sedang ia lakukan.

"Saya masih ingin orang-orang merasa seperti mereka dalam perjalanan itu dengan saya, tetapi saya mungkin merekam video dan kemudian mengunggahnya ketika saya telah meninggalkan lokasi untuk privasi," kata Kim Kardashian.

[Gambas:Instagram]

Masalah kesehatan mental telah menjadi isu yang kini sangat diperhatikan oleh Kim Kardashian. Pada 2018 lalu Kim meluncurkan penggalangan dana pertamanya atas nama Child Mind Institute.

Organisasi ini memiliki tujuan untuk membantu anak-anak dengan masalah kesehatan mental dan keterbatasan belajar.

Ia mengungkapkan bahwa sebagai ibu, tidak ada hal yang lebih penting dibanding kesehatan anak-anaknya. Termasuk kesehatan fisik dan mental. Kanye West, suami dari Kim sendiri juga telah terbuka tentang kondisi kesehatan mentalnya sendiri. Kanye sendiri menderita penyakit mental bipolar. (kir/end)