Quentin Tarantino Masih Berhasrat Garap Film Kesepuluh

CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 04:55 WIB
Quentin Tarantino Masih Berhasrat Garap Film Kesepuluh Usai disambut hangat berkat Once Upon a Time in Hollywood, Quentin Tarantino mengonfirmasi bakal kembali menggarap layar lebar yang akan jadi film kesepuluhnya. (Rebecca Sapp/Getty Images for The Recording Academy/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah disambut hangat berkat Once Upon a Time in Hollywood, sutradara peraih Oscar, Quentin Tarantino, mengonfirmasi akan menggarap karya layar lebar lagi yang akan menjadi film kesepuluhnya.

"Akan ada yang kesepuluh. Saya belum tahu tentang apa. Akan ada. Namun, mungkin masih akan sangat lama," ujar Tarantino dalam sesi tanya jawab di sela BAFTA: A Life in Pictures di London.

Tarantino kemudian mengungkapkan memang tak bisa diburu-buru dalam menggarap film. Once Upon a Time in Hollywood saja baru dirilis pada Mei lalu. Film itu berjarak empat tahun dari karya sebelumnya, The Hateful Eight.


"Biasanya, saat saya selesai menulis naskah, kami langsung masuk tahap produksi. Ketika saya merampungkan 'Hollywood', saya belum siap untuk memulai," tutur Tarantino.

Sutradara Pulp Fiction itu menjelaskan bahwa penggarapan tertunda karena Tarantino sudah terlanjur mendalami suasana penulisan.

"Jadi saya menyelesaikan 'Once Upon a Time in Hollywood', merampungkan naskahnya, menyingkirkannya, kemudian menulis skrip teater," ucap Tarantino seperti dilansir NME.

Meski membutuhkan waktu lama, film-film garapan Tarantino selalu menuai pujian dan dinanti penggemar. Sebut saja, Pulp Fiction (1994), Kill Bill (2003), Sin City (2005), Inglorious Bastards (2009), dan Django Unchained (2015).

[Gambas:Video CNN]
Namun saat ini, Tarantino belum memprioritaskan penggarapan film karena masih ada barisan proyek yang harus ia selesaikan terlebih dulu.

"Saya masih harus menulis serial televisi lima episode. Sekarang saya masih menulis satu buku dan saya harap bisa selesai dalam tiga bulan," kata Tarantino.

Ia kemudian berkata, "Jadi harapannya pada Maret mungkin saya menyelesaikan buku, kemudian teorinya mungkin teater, lalu seharusnya televisi, dan setelah itu mungkin saya akan memikirkan film kesepuluh." (has/has)