Skandal di Sekitar Ajang Cari Bakat, Penipuan hingga Seksual

CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 16:57 WIB
Skandal di Sekitar Ajang Cari Bakat, Penipuan hingga Seksual Salah satu hal yang menarik perhatian masyarakat dari ajang pencarian bakat adalah drama yang menyertai perjalanan masing-masing acaranya. (AP Photo/Lee Jin-man)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu hal yang menarik perhatian masyarakat dari ajang pencarian bakat adalah drama yang menyertai perjalanan masing-masing acaranya.

Drama dari hidup para kontestan kadang bukan hanya sekadar pemanis, melainkan juga terjadi setelah ajang tersebut selesai.

Berbagai drama, mulai dari skandal kecurangan, seksual, hingga narkoba tercatat pernah hadir dalam perjalanan ajang pencarian bakat menghibur para penonton.


Acara pencarian bakat selalu menarik perhatian masyarakat. Tiap detail acara diperhatikan masyarakat mulai dari bakat, perhitungan suara hingga kehidupan pribadi kontestan acara tersebut.

Berikut sejumlah skandal di sekitar acara serta jebolan pencarian bakat dunia yang dirangkum CNNIndonesia.com.

Manipulasi Suara

Pada semester kedua 2019, industri hiburan Korea Selatan diramaikan dengan dugaan kecurangan dalam survival show Produce X 101. Hal itu bermula dari kecurigaan warganet atas hasil perhitungan suara kepada peserta.

Kecurigaan tersebut berlanjut pada penyelidikan polisi atas sejumlah pihak penyelenggara seperti petinggi Mnet dan CJ ENM.

Dalam penyelidikan, Direktur Produksi Ahn Joon-young mengaku menerima suap dalam Produce X 101 dan Produce 48 dengan imbalan mengubah hasil perhitungan suara trainee dari agensi tertentu. Suap diberikan supaya para trainee bisa debut dalam grup pemenang.

Hingga kini, polisi masih mendalami dan meminta keterangan sejumlah pejabat tinggi CJ ENM yang diduga terlibat dalam skandal diacara favorit penggemar K-Pop tersebut.

Narkotika

Kehidupan pribadi para jebolan acara pencari bakat juga tak lepas dari perhatian publik. Beberapa di antaranya harus berhadapan dengan permasalahan hukum.

Salah satunya adalah ERM atau Edo, finalis Indonesian Idol, yang diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu. Ia ditangkap polisi pada Maret 2019.

Permasalahan serupa juga menjerat Januarisma Runtuwene atau yang lebih dikenal dengan Aris Idol pada awal tahun ini.

Kontestan Indonesian Idol 2008 tersebut sempat disangka menghilang karena berhari-hari tak pulang ke rumah yang kemudian diketahui sedang fokus bekerja menjadi sopir taksi daring.

Januarisman atau Aris Indonesian Idol sempat tersandung masalah narkotika.Januarisman atau Aris Indonesian Idol sempat tersandung masalah narkotika. (Screenshot via instagram (@aris_officiall))

Tak lama setelah itu, nama Aris kembali meramaikan pemberitaan karena kedapatan membawa 300 butir ekstasi dan sabu seberat 2 gram.

Di tahun yang sama, jebolan Dangdut Academy Musim 2 Septyan Arochman juga harus ditangkap polisi atas tuduhan penyalahgunaan narkotika.

Skandal narkotika juga menjerat juri The X Factor 2012 Tulisa Contostavlos. Tak hanya sebagai pengguna, Talisa bahkan disebut sebagai salah satu bandar narkotika.

Pelecehan Seksual

Beberapa nama jebolan ajang pencarian bakat juga terseret dalam skandal pelecehan seksual, salah satunya adalah solois Jung Joon-young.

Jung Joon-young merupakan top 3 dari ajang Superstar K musim keempat pada 2012. Setelah lulus acara tersebut, ia mengembangkan karier sebagai solois, pembawa acara dan penyiar radio.

Namun pada 2019, nama Jung Joon-young menyeruak dalam skandal Burning Sun. Dalam penyelidikan, ia mengaku telah merekam konten seksual tanpa sepengetahuan pasangan dan menyebarkannya di grup chat.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, ia juga dijerat pasal pemerkosaan dan terancam hukuman tujuh tahun penjara.

Skandal di Sekitar Ajang Cari Bakat, Penipuan hingga SeksualJung Joon-young merupakan top 3 dari ajang Superstar K musim keempat pada 2012. (Screenshot via instagram (@sun4finger))


Tak hanya itu, salah satu rekan yang menjadi pemenang Superstar K 2012, Roy Kim, juga sempat terjerat ketika polisi menyelidiki grup chat, tempat penyebaran video dan foto aktivitas seksual tersebut.

Perkara serupa juga menjerat salah satu finalis The X Factor 2018, Danny Tetley. Ia diduga melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah anak kecil.

Dalam persidangan, Danny dihadapkan dengan lima tuduhan eksploitasi seksual anak, empat tuduhan mengoleksi gambar tak senonoh anak-anak serta satu tuduhan melakukan tindakan pengaburan fakta.

Pencurian

Kasus pencurian juga ternyata menjerat jebolan ajang pencarian bakat. Pada 15 September 2019, jebolan Indonesian Idol 2008 Dede Richo ditangkap polisi atas dugaan pencurian.

Ia bersama kakaknya disangka mencuri dengan modus memecahkan kaca mobil dan menggasak barang-barang di dalamnya. (chri/end)