Jennifer Lopez Klaim Tak Terima Honor di 'Hustlers'

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 03:55 WIB
Jennifer Lopez Klaim Tak Terima Honor di 'Hustlers' Jennifer Lopez berperan sebagai produser sekaligus tokoh utama Ramona dalam film 'Hustlers'. (dok. STXEntertainment/YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktris dan penyanyi Jennifer Lopez mengklaim tidak menerima honor dari perannya sebagai penari telanjang Ramona dalam 'Hustlers'. Di film itu, ia juga menduduki kursi produser.

Hustlers yang rilis pada 13 September lalu di Amerika Serikat juga menampilkan akting Cardi B, Lizzo, Constance Wu, dan Lili Reinhart. Secara umum, film tersebut mendapat banyak ulasan positif, termasuk puji-pujian kepada Jennifer Lopez, atau JLo.

Menurut JLo, ia 'rela' tidak dibayar karena ia melakukan hal yang disukai.


"Saya melakukan hal-hal karena saya mencintainya. Saya tidak mendapat sejumlah besar uang untuk Hustlers," katanya kepada majalah GQ.

"Saya melakukannya dengan cuma-cuma dan memproduksinya. Saya mengandalkan diri sendiri. Itulah 'Jenny From the Block'. Saya melakukan apa yang saya mau, apa yang saya senangi," kata JLo lagi, menyinggung salah satu lagu hitnya yang rilis 10 tahun lalu.

JLo menilai, kesepakatan tak dibayar itu membuatnya bisa mendalami karakter Ramona dengan cara yang berbeda.

"Apapun yang ia [Ramona] lakukan, baik atau buruk, sangat jelas ia tahu apa yang ia mau dan apa tujuannya. Dan ia bisa melakukannya sendirian," ujar JLo.

Film 'Hustlers' disebut menjadi pencapaian tersendiri bagi para wanita. (dok. STXEntertainment/YouTube)
Wanita 50 tahun itu mengingatkan, perempuan harus saling mendukung. Ia kemudian menuturkan pengalaman pribadinya hingga berada di posisi hari ini.

"Untuk saya, yang tumbuh besar berbagi ranjang bersama saudara perempuan, lalu melewati satu hubungan dengan yang lain, memerankan karakter itu [Ramona], dan harus menjadi independen dan memiliki tugas-tugas, saya pikir, 'Ya Tuhan, ini sungguh sebuah pemberdayaan'," kata JLo.

Ia mengaku bangga dengan pencapaian film Hustlers, yang sejak awal menyebut mengangkat soal 'kekuatan wanita'.

"Ini adalah film di mana kami melakukan yang kami mau. Mereka tahu di dalamnya ada produser wanita, sutradara wanita, penulis naskah wanita, semua yang berperan di sini adalah wanita, dan mereka [industri yang dikuasai laki-laki] mengambil kepemilikan itu," ujarnya.

JLo menambahkan, "Kami melihat pria mengambil keuntungan dari pria dalam film-film sejak dulu. Dan sangat menyenangkan melihat 'meja' kini berputar sebaliknya."

Hustlers bercerita tentang beberapa penari telanjang sebuah klab di New York yang berkomplot mencuri dari para pelanggan. Hal itu dilakukan demi memenuhi tuntutan hidup masing-masing.

Sejauh ini, Hustlers telah mengumpulkan US$145 juta di seluruh dunia. Namun bukannya tanpa masalah, di Malaysia lembaga sensor melarang perilisan film ini dengan alasan 'konten dewasa yang berlebihan'. Beberapa negara Asia juga memutuskan menyensor sejumlah adegan. (rea)