Poster tersebut diunggah di akun Twitter dan Instagram DC Comics, dua platform yang sebenarnya tak dapat diakses di China. Mengutip Variety, poster itu dimaksudkan sebagai promo komik terbaru rilisan DC Black Label 'Dark Knight Returns: The Golden Child' yang direncanakan rilis pada 11 Desember mendatang. Black Label adalah penerbit DC yang terfokus pada cetak ulang komik dan merilis serial-serial terbatas.
Pengguna internet di China lantas menemukan poster komik itu dan segera bersuara. Menurut mereka, bom Molotov adalah salah satu amunisi yang paling banyak digunakan oleh para pedemo. Selain itu, kostum Batman yang berwarna hitam disebut serupa seperti warna yang kerap dipakai dalam demonstrasi, sementara kata 'Golden Child' pada judul merujuk pada warna kuning yang disepakati sebagai warna pemberontakan serupa yang terjadi di Hong Kong, lima tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pengguna lain berkata, "Tak jadi masalah apapun alasannya, meletakkan gambar seperti itu di masa sensitif seperti ini artinya Anda berharap pada kematian."
DC Comics sendiri dilaporkan telah menurunkan unggahan tersebut. Sampai saat ini, perwakilan Warner Bros. di Beijing menolak untuk berkomentar.
Sejak lama, China adalah pasar spesial untuk Warner Bros. Film 'Aquaman' memecahkan rekor box office pada Desember lalu dengan pendapatan akumulatif US$292 juta, sementara 'Shazam!' meraup US$43,8 juta pada April 2018.
[Gambas:Video CNN] (rea)